Tasikmalaya, Fokus9_ Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin mengatakan, pihaknya telah mencermati arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam menghadapi dinamika geopolitik global. Perlu langkah antisipatif termasuk dampak terhadap kondisi energi nasional.
Pemkab Tasikmalaya merespon rencana pemerintah pusat ini terkait penerapan kebijakan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan bagi pegawai.
Penerapan WFH guna menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) ini memerlukan penyesuaian pola kerja ASN di daerah
“Nantinya pengaturan menjadi empat hari bekerja di kantor dan satu hari bekerja dari rumah. Kita akan evaluasi sesuai kebutuhan, apakah Jumat, Senin, atau Selasa.” kata Cecep Nurul Yakin usai hari pertama masuk kerja ASN setelah libur Hari Raya Idul Fitri, Rabu (25/3/2026)
Menurutnya, hal itu tidak menjadi persoalan, karena pada dasarnya Pemkab sudah memiliki pengalaman bekerja tanpa harus selalu tatap muka langsung
Digitalisasi dan Kualitas Pelayanan
Foto dok Pemkab Tasikmalaya
Ia menyebut secara prinsip pihaknya siap mendukung kebijakan pemerintah pusat. “Tentunya dengan tetap mengedepankan pelayanan optimal terhadap masyarakat.” tutur Cecep Nurul Yakin
Selanjutnya, dalam upaya mendukung kebijakan tersebut, Pemkab Tasikmalaya terus mengembangkan sistem digitalisasi dalam pelayanan publik.
Saat ini berbagai layanan sudah dapat diakses secara daring, sehingga masyarakat tidak selalu harus datang langsung ke kantor pemerintahan.
Selain untuk pelayanan publik, penerapan pemanfaatan teknologi ini juga dalam kegiatan internal pemerintahan, seperti rapat dan koordinasi antar pegawai.
Pihaknya menilai hal ini mampu meningkatkan efisiensi kerja sekaligus menjadi bagian dari adaptasi terhadap perkembangan teknologi.
“Dengan segala kesiapan yang ada, kami siap melaksanakan kebijakan WFH secara efektif, tanpa mengurangi kualitas pelayanan terhadap warga.” pungkas Cecep Nurul Yakin @ad












