Tasikmalaya, Fokus9.com_ Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendapat sambutan luar biasa dari warga masyarakat Kabupaten Tasikmalaya di Primajasa Exibition Center, Sabtu (5/5/2025).

Gubernur yang telah melakukan kebijakan menghapus tunggakan pajak kendaraan bermotor ini kembali mengutarakan untuk memperhatikan dan memperbaiki sistem pendidikan.
Mulai dari melarang penggunaan kendaraan bermotor ke sekolah, membatasi jajanan di sekolah sehingga tidak boros dan bisa menabung.
Selain itu, budi pekerti siswa menjadi ukuran kenaikan kelas selain pintar, termasuk perilaku baik di rumah membantu pekerjaan orang tua.
“Hal itu merupakan bagian penting dari sistem pendidikan.” kata Dedi mulyadi pada Silaturahmi dan Halal Bihalal DPD Gerindra Jawa Barat dengan Jamaah Muslimat NU Kabupaten Tasikmalaya.
Terkait pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya, Dedi Mulyadi menekankan tranparansi dan tepat sasaran dalam menggunakan APBD termasuk anggaran Bupati dan Wakil Bupati.
“Masyarakat harus tahu penggunaan anggaran tersebut. Negara tidak akan maju jika tidak transparan dalam penggunaan anggaran keuangan nya.” tegasnya
Ia pun akan mengevaluasi terkait bantuan sosial dengan melakukan survey ulang agar mengetahui yang benar benar berhak menerima serta mengumumkannya.
Dampak Politik Pada Perhelatan PSU Kabupaten Tasikmalaya
Hadirnya Dedi Mulyadi memberi dampak politik bagi Kabupaten Tasikmalaya yang akan melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) 19 April mendatang.
Dewan pembina Partai Gerindra ini menekankan Bupati terpilih harus memiliki komitmen dekat dengan rakyat bukan hanya saat butuh dan pencitraan.
“Semoga pasangan calon Cecep-Asep pada PSU Kabupaten Tasikmalaya bisa amanah dan sayang pada rakyatnya serta fokus ngurus rakyat.” harapnya
Paslon Cecep-Asep menanggapi positif pesan dari Gubernur terkait pemimpin Kabupaten Tasikmalaya yang sangat relevan dengan kondisi saat ini
“Tidak lagi menunjukkan kemewahan dan pemborosan anggaran. Apa yang kang Dedi rasakan, sama dengan yang saya dan kang Cecep rasakan.” ungkap Calon Wabup Asep Al Ayubi
Menurutnya, arah kebijakan Dedi Mulyadi sangat populis dan mengena di hati masyarakat. Kedatangan ke Kabupaten Tasikmalaya tambah Ia merupakan dukungan bagi paslon nomor urut 2 dan akan membawa efek yang luar biasa.
Pihaknya akan menyesuaikan dengan pemerintahan Jawa Barat dan seiring sejalan. “Saat ini kami siap segalanya. Harus menang,” ucap Asep Sopari optimis terkait PSU.
Kekuasaan Pintu Masuk Wujudkan Perubahan
Sementara, Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat H. Amir Mahpud menegaskan pihaknya dan Dedi Mulyadi memiliki komitmen memenangkan Cecep-Asep.
Selanjutnya, meminta Gubernur Jawa Barat ini memperhatikan Kabupaten Tasikmalaya termasuk mengalokasikan anggaran dan program pembangunan yang cukup.
“Tidak ada lagi pihak yang mengaku dan menjual Dedi Mulyadi demi kepentingan politiknya. Kang dedi Mulyadi adalah kader Gerindra dan Dewan Pembina DPP Partai Gerindra.” tegas Amir Mahpud
Ia menyebut Kabupaten Tasikmalaya menghadapi tantangan dan permasalahan yang membutuhkan kepedulian serta arah kebijakan yang tepat sasaran. “Rendahnya PAD, kemiskinan, minimnya pembangunan infrastruktur jalan serta IPM.” ungkap Amir Mahpud
Menurutnya, untuk mewujudkan perubahan dan mempercepat kemajuan daerah tersebut hanya melalui jalur kekuasaan. PSU tanggal 19 April ini imbuh Amir Mahpud adalah pintu masuk adanya perubahan kekuasaan di Kabupaten Tasikmalaya @ ad












