FOKUS9.com_ Walikota Viman Alfarizi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Tasikmalaya tahun 2025 tentang kinerja pemerintah daerah selama satu tahun anggaran
Hal ini mengacu pada Permendagri nomor 9/24 tentang peraturan pelaksanaan PP nomor 13/2019 tentang laporan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah
Ruang lingkup LKPJ ini merupakan hasil penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah terkait capaian pelaksanaan program dan kegiatan. Selain itu, upaya penyelesaian setiap permasalahan dan urusan pemerintahan.
Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2023-2026 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2025 serta perubahannnya menjadi dasar penyusunan LKPJ. Selanjutnya, menyesuaikan dengan visi misi serta program walikota dan wakil walikota terpilih

“Fokus/tema pembangunan tahun 2025 : Peningkatan iklim penanaman modal dan pelayanan publik untuk percepatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.” kata Viman Alfarizi pada Rapat Paripurna LKPJ Walikota Tasikmalaya tahun 2025, Kamis (30/3/2026)
Secara umum, pengelolaan keuangan daerah pada APBD 2025 (data realisasi pendapatan dan belanja) dalam LKPJ masih bersifat unaudited (belum diaudit BPK RI)
Ringkasan Data Realisasi Keuangan dan Indikator Makro
Viman menjabarkan ringkasan data realisasi keuangan APBD Kota Tasikmalaya 2025
- Realisasi pendapatan daerah Rp1.708.925.251.429,3 (96,99 persen dari target). Meliputi Pajak daerah, Retribusi daerah, Lain-lain PAD yang sah, Transfer pemerintah pusat (dana perimbangan) dan Transfer antar daerah (bagi hasil)
Sedangkan, jenis pendapatan yang mencapai target yaitu hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar 105,83 persen
- Realisasi belanja daerah 1.691.510.255.999,42 (94,82 persen dari APBD). Meliputi Belanja operasional, Belanja modal dan Belanja tidak terduga
Digunakan untuk membiayai berbagai program dan kegiatan dalam rangka penyelenggaraan urusan wajib dan pilihan serta urusan penunjang
Untuk pencapaian hasil pembangunan indikatornya adalah pencapaian angka indikator makro. Terdiri dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Harapan hidup, Harapan Lama Sekolah, Laju Pertumbuhan ekonomi, Angka kemiskinan dan pengangguran terbuka
“Inflasi tahun 2025, 2,67 persen masih dalam rentang sasaran angka inflasi nasional yakni 2,5+1 persen.” Urai Viman Alfarizi
Sesuai RPJMD, pihaknya melaksanakan program prioritas daerah yang menjadi program unggulan. Tasik Gemas, Tasik Pintar, Tasik Pelak, Tasik Religius, Tasik Melayani, Tasik Nyaman dan Tasik Resik
Sementara, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim, SH, MSi mengatakan Kebijakan strategis kepala daerah dan pelaksanaan serta tindak lanjut rekomendasi DPRD. “Rekomendasi DPRD terhadap LKPJ tahun sebelumnya harus disampaikan tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir.” ungkapnya
Selanjutnya, DPRD langsung membentuk panitia khusus pembahas LKPJ Walikota Tasikmalaya tahun 2025. “Sesuai tatib jumlah anggota Pansus 15 orang dari semua fraksi di DPRD Kota Tasikmalaya. Bulan depan keluar rekomendasi, Jadi endingnya rekomendasi.” pungkas Aslim @ad












