Tasikmalaya, Fokus9.com_Pasangan calon Walikota Tasikmalaya Yanto Aprianto-Aminudin menampung aspirasi warga dan melakukan diskusi untuk memecahkan persoalan utama Kota Tasikmalaya.

Persoalan kemiskinan, pengangguran, termasuk indek pembangunan manusia terkait pendidikan, kesehatan dan daya beli masyarakat menjadi topik pembahasan
“Persoalan-persoalan yang ada Kota Tasikmalaya muaranya mengenai kemiskinan, pengangguran dan IPM yang masih rendah. IPM Kota Tasikmalaya masih di angka 74,47 persen,” kata Yanto Aprianto di Sambal Hejo, selasa (1/10/2024)
Menurutnya, program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan salah satu solusi memecahkan persoalan kemiskinan di Kota Tasikmalaya. Kemudian penyaluran tenaga kerja atau membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat dalam mengatasi pengangguran.
“Kami menawarkan seperti Program Hayu Gawe dengan mengkonektikan melalui aplikasi media sosial. Peluang-peluang yang ada pada perusahaan swasta kami sampaikan,” ujar Yanto Aprianto yang akrab dipanggil Yanto Oce
Sedangkan untuk peningkatan IPM Kota Tasikmalaya yang menempati urutan ke-9 di Jawa Barat, membutuhkan strategi khusus pada ketiga unsurnya.
Yanto Oce menyebut beberapa persoalan di Kota Tasikmalaya harus ada solusi dan perbaikan di masa mendatang. “Masalah kemiskinan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, bidang kesehatan, ekonomi dan Pendapatan Asli Daerah,” ungkapnya
Sementara, Perempuan Pejuang Perubahan Indonesia (P3I) mengemukakan agar Yanto-Amin dapat mengembalikan marwah Kota Tasikmalaya sebagai Kota Santri. Selain itu bisa memberikan solusi terbaik dalam penanganan masalah sampah
“Kami meyakini program YAKIN bisa menjadi solusi permasalahan Kota Tasikmalaya. Adanya sosok ulama sebagai wakil Walikota, marwah Kota Tasikmalaya sebagai Kota Santri insyaalloh dapat terwujud,” ucap Ketua P3A Yusrina @ad












