BeritaJasa KeuanganPriangan Timur

OJK Tasikmalaya Perkuat Tata Kelola Dan Managemen Risiko LJK, Jaga Stabilitas Dan Pastikan Sektor Jasa Keuangan Adaftif Terhadap Tantangan

×

OJK Tasikmalaya Perkuat Tata Kelola Dan Managemen Risiko LJK, Jaga Stabilitas Dan Pastikan Sektor Jasa Keuangan Adaftif Terhadap Tantangan

Sebarkan artikel ini

FOKUS9 | Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya terus memperkuat tata kelola dan manajemen risiko lembaga jasa keuangan di wilayah Priangan Timur

Wujud komitmen tersebut melalui penyelenggaraan Evaluasi Kinerja Lembaga Jasa Keuangan (LJK) di Wilayah Kerja OJK Tasikmalaya di Hotel Grand Palma Pangandaran, Selasa (27/1/2026)

“Guna menjaga stabilitas sektor jasa keuangan serta mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi daerah di tengah meningkatnya tantangan perekonomian global dan nasional.” kata Kepala OJK Provinsi Jawa Barat Darwisman

Ia menyebut tidak hanya memantau kinerja keuangan, tetapi juga memastikan bahwa LJK di Jawa Barat adaftif dengan tantangan yang ada. Khususnya, terkait dengan kualitas kredit atau pembiayaan dan pengelolaan risiko

Ke depan, OJK terus melakukan upaya pembenahan operasional untuk menciptakan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) yang lebih efisien dan kompetitif. “Sehingga, mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi regional,” tutur Darwisman.

Senada, Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati menyoroti peran strategis sektor jasa keuangan dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Priangan Timur pada triwulan III tahun 2025 tercatat sebesar 4,42 persen. Pertumbuhan tersebut masih di bawah capaian nasional sebesar 5,04 persen dan Provinsi Jawa Barat sebesar 5,20 persen

“Kondisi ini menunjukkan perlunya penguatan peran sektor jasa keuangan dalam mendorong pembiayaan produktif, investasi daerah serta pengembangan sektor-sektor unggulan. Untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan,” ujar Nofa Hermawati

Sementara, dalam sesi diskusi “Outlook Perekonomian dan Sektor Keuangan Indonesia 2026” mengurai dinamika perekonomian global dan domestik

“Pengaruh ketidakpastian geopolitik memiliki dampak pada volatilitas nilai tukar rupiah serta respons kebijakan ekonomi nasional.” ungkap Kepala Ekonom PT Bank Mandiri Tbk Andry Asmoro yang menjadi narasumber

Meski demikian, Ia menekankan bahwa perekonomian Indonesia masih memiliki ruang pertumbuhan yang positif. Faktor pendukungnya adalah ketahanan permintaan domestik, stabilitas sektor keuangan, serta peran kebijakan fiskal dan moneter yang tetap akomodatif

Dengan faktor pendukung tersebut, tambah Andry Asmoro proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2026 tetap terjaga pada kisaran 5,18 persen.

Perkembangan Kinerja BPR/BPR Syariah

Kinerja BPR/BPR Syariah di Priangan Timur menunjukkan tren yang tetap positif. Posisi Desember 2025, pertumbuhan aset sebesar 3,81 persen (yoy) mencapai Rp3,56 triliun.

Kemudian, peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 2.71 persen (yoy) mencapai Rp2,51 triliun. Selanjutnya pertumbuhan kredit sebesar 5,62 persen (yoy) atau Rp2,81 triliun.

Fungsi intermediasi tetap berjalan secara berkelanjutan dengan tingkat Non Performing Loan (NPL) yang masih terjaga dalam batas terkendali.

Penyaluran kredit BPR/BPRS di wilayah Priangan Timur, sektor dominan penerima KUR adalah sektor perdagangan besar dan eceran (sektor Non-UMKM)

Per Desember 2025, nilai penyaluran kredit segmen ini mencapai Rp1,89 triliun atau tumbuh 6,27 persen (yoy) dengan NPL yang relatif terjaga di level 3,39 persen.

Begitu juga penyaluran kredit produktif/UMKM tercatat sebesar Rp919 miliar atau meningkat 4,30 persen (yoy) yang masih di dominasi oleh kredit konsumsi.

Namun demikian, tingkat NPL yang relatif tinggi sebesar 7,26 persen mengiringi pertumbuhan tersebut. Sehingga memerlukan perhatian khusus dalam penguatan kualitas kredit dan penerapan manajemen risiko yang lebih prudent.

Sedangkan untuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Priangan Timur tercatat sebesar Rp5,73 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 122.833.

Kabupaten Garut menjadi daerah dengan penyaluran terbesar, yakni Rp1,69 triliun (29.426 debitur). Berikutnya, Kabupaten Tasikmalaya Rp1,24 triliun (28.266 debitur), Kabupaten Sumedang Rp915 miliar (19.165 debitur), Kabupaten Ciamis Rp844 miliar (17.815 debitur).

Lalu, Kota Tasikmalaya Rp592 miliar (9.041 debitur), Kabupaten Pangandaran Rp303 miliar (6.550 debitur) dan Kota Banjar Rp138 miliar (2.570 debitur).

Perkembangan Pasar Modal

Dari sisi pasar modal, posisi akhir Desember, Priangan Timur masih menunjukkan potensi pertumbuhan basis investor.

Jumlah Single Investor Identification (SID) saham tercatat sebanyak 66.940 atau tumbuh 17,35 persen (yoy). Jumlah SID reksa dana mencapai 61.755 atau tumbuh 16,32 persen (yoy). Begitu juga SID Surat Berharga Negara (SBN) meningkat paling tinggi sebesar 21,66 persen (yoy) menjadi 2.610 SID.

Seiring dengan peningkatan jumlah investor, nilai transaksi saham di Priangan Timur tercatat Rp496 miliar atau tumbuh signifikan sebesar 90,32 persen (yoy).

Perkembangan Kinerja LKM/S dan Pergadaian

Kinerja LKM/S Hingga akhir Desember 2025 masih menghadapi tekanan. Hal ini terlihat dari penurunan asset sebesar 3,37 persen (yoy) atau sebesar Ro108,55 miliar. Begitu juga penyaluran kredit yang turun 17,59 persen (yoy) setara Rp77,21 miliar serta peningkatan NPL pada level 15,67 persen (yoy).

Meski demikian, penghimpunan dana masyarakat relatif terjaga dengan pertumbuhan 1,02 persen (yoy) atau mencapai Rp91,71 miliar.

Sedangkan, Pergadaian menunjukkan ekspansi usaha dengan peningkatan aset sebesar 19,48 persen atau mencapai Rp11,82 miliar. Juga, peningkatan penyaluran pinjaman sebesar 23,59 persen atau mencapai Rp6,28 miliar.

Perkembangan Edukasi dan Pelindungan Konsumen

Sepanjang tahun 2025, OJK Tasikmalaya telah melaksanakan 148 kegiatan edukasi keuangan dengan total 28.873 peserta. Meliputi segmen masyarakat umum, pelajar/mahasiswa, perempuan/Ibu Rumah Tangga dan profesional.

Untuk pelindungan konsumen, telah menindaklanjuti 1.436 pengaduan masyarakat di sektor jasa keuangan dengan tingkat penyelesaian sebesar 99,96 persen

Selain itu, layanan Sistem Informasi Keuangan (SLIK) OJK mencatat penyelesaian 19.782 permintaan. Terdiri atas 12.877 permintaan secara langsung (walk in) dan 6.485 permintaan secara daring.

OJK Tasikmalaya menegaskan komitmennya terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola, manajemen risiko, serta pemanfaatan inovasi dan digitalisasi sektor jasa Keuangan.

Guna memperluas akses keuangan dan meningkatkan literasi masyarakat, sehingga sektor jasa keuangan di Priatim semakin solid, adaptif, dan berdaya saing @ad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

article 9998000571

article 9998000572

article 9998000573

article 9998000574

article 9998000575

article 9998000576

article 9998000577

article 9998000578

article 9998000579

article 9998000580

article 9998000581

article 9998000582

article 9998000583

article 9998000584

article 9998000585

article 9998000586

article 9998000587

article 9998000588

article 9998000589

article 9998000590

article 9998000591

article 9998000592

article 9998000593

article 9998000594

article 9998000595

article 9998000596

article 9998000597

article 9998000598

article 9998000599

article 9998000600

article 838000558

article 838000559

article 838000560

article 838000561

article 838000562

article 838000563

article 838000564

article 838000565

article 838000566

article 838000567

article 838000569

article 838000570

article 838000572

article 838000573

article 838000575

article 838000578

article 838000579

article 838000580

article 838000581

article 838000582

article 838000583

article 838000584

article 838000585

article 838000586

article 838000587

article 838000588

article 838000589

article 838000590

article 838000591

article 838000592

article 838000593

article 838000594

article 838000595

article 838000596

article 838000597

article 838000598

article 838000599

article 838000600

article 838000601

article 838000602

article 838000603

article 838000604

article 838000605

article 838000606

article 838000607

article 838000608

article 838000609

article 838000610

article 838000611

article 838000612

article 838000613

article 838000614

article 838000615

article 838000616

article 838000617

article 238000456

article 238000457

article 238000458

article 238000459

article 238000460

article 238000461

article 238000462

article 238000463

article 238000464

article 238000465

article 238000466

article 238000467

article 238000468

article 238000469

article 238000470

article 238000471

article 238000472

article 238000473

article 238000474

article 238000475

article 238000476

article 238000477

article 238000478

article 238000479

article 238000480

article 238000481

article 238000482

article 238000483

article 238000484

article 238000485

article 7700186

article 7700188

article 7700189

article 7700190

article 7700193

article 7700195

article 7700196

article 7700197

article 7700198

article 7700199

article 7700200

article 7700201

article 7700202

article 7700203

article 7700204

article 7700205

article 7700206

article 7700207

article 7700208

article 7700209

article 7700210

article 7700211

article 7700212

article 7700213

article 7700214

article 7700215

article 7700216

article 7700217

article 7700218

article 7700219

article 7700220

article 7700221

article 7700222

article 7700223

article 7700224

article 7700225

article 7700226

article 7700227

article 7700228

article 7700229

article 7700230

article 7700231

article 7700232

article 7700233

article 7700234

article 7700235

article 7700236

article 7700237

article 7700238

article 7700239

article 7700240

article 7700241

article 7700242

article 7700243

article 7700244

article 7700245

article 2000361

article 2000362

article 2000363

article 2000364

article 2000365

article 2000366

article 2000367

article 2000368

article 2000369

article 2000370

article 2000371

article 2000372

article 2000373

article 2000374

article 2000375

article 2000376

article 2000377

article 2000378

article 2000379

article 2000380

article 2000381

article 2000382

article 2000383

article 2000384

article 2000385

article 2000386

article 2000387

article 2000388

article 2000389

article 2000390

article 2000391

article 2000392

article 2000393

article 2000394

article 2000395

article 2000396

article 2000397

article 2000398

article 2000399

article 2000400

article 2000401

article 2000402

article 2000403

article 2000404

article 2000405

article 2000406

article 2000407

article 2000408

article 2000409

article 2000410

article 2990526

article 2990527

article 2990528

article 2990529

article 2990530

article 2990531

article 2990532

article 2990533

article 2990534

article 2990535

article 2990536

article 2990537

article 2990538

article 2990539

article 2990540

article 2990541

article 2990542

article 2990543

article 2990544

article 2990545

article 2990546

article 2990547

article 2990548

article 2990549

article 2990550

article 2990551

article 2990552

article 2990553

article 2990554

article 2990555

article 2990556

article 2990557

article 2990558

article 2990559

article 2990560

article 2990561

article 2990562

article 2990563

article 2990564

article 2990565

article 2990566

article 2990567

article 2990568

article 2990569

article 2990570

article 10000386

article 10000387

article 10000388

article 10000389

article 10000390

article 10000391

article 10000392

article 10000393

article 10000394

article 10000395

article 10000396

article 10000397

article 10000398

article 10000399

article 10000400

article 10000401

article 10000402

article 10000403

article 10000404

article 10000405

article 10000406

article 10000407

article 10000408

article 10000409

article 10000410

article 10000411

article 10000412

article 10000413

article 10000414

article 10000415

article 10000416

article 10000417

article 10000418

article 10000419

article 10000420

article 10000421

article 10000422

article 10000423

article 10000424

article 10000425

article 10000426

article 10000427

article 10000428

article 10000429

article 10000430

article 0000371

article 0000372

article 0000373

article 0000374

article 0000375

article 0000376

article 0000377

article 0000378

article 0000379

article 0000380

article 0000381

article 0000382

article 0000383

article 0000384

article 0000385

article 0000386

article 0000387

article 0000388

article 0000389

article 0000390

article 0000391

article 0000392

article 0000393

article 0000394

article 0000395

article 0000396

article 0000397

article 0000398

article 0000399

article 0000400

news-1701