Tasikmalaya, Fokus9 I Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin mengajak warga untuk menjaga dan melestarikan lingkungan melalui ‘Menanam Pohon, Memanen Pahala’.
Ini merupakan salah satu wujud komitmen pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam mewujudkan visi pembangunan daerah serta upaya mewariskan alam yang lestari

Menurut Cecep, berkurangnya tutupan vegetasi, perubahan fungsi lahan serta tekanan terhadap sumber daya alam menjadi tantangan nyata. Untuk itu, dengan menjaga dan memperkuat daya tampung dan daya dukung lingkungan menjadi suatu keniscayaan
Menanam pohon menjadi salah satu strategi penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem, meningkatkan resapan air dan mengurangi resiko bencana.
“Maknai gerakan menanam pohon ini sebagai bagian dari upaya membangun keseimbangan antara pembangunan fisik, kesejahteraan masyarakat serta kelestarian lingkungan hidup.” Kata Cecep Nurul Yakin di kawasan Danau Pendopo Baru, Sabtu (24/1/2026)
Selain menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi seluruh warga, langkah preventif ini dalam rangka mitigasi bencana pelestarian lingkungan. Ia menyebut Lingkungan lestari merupakan fondasi bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat khususnya di sektor pertanian, kehutanan dan pariwisata berbasis alam
“Pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan tidak akan memiliki makna tanpa dukungan lingkungan yang terjaga dan berkelanjutan.” ungkap Cecep Nurul yakin
Dalam perspektif nilai keislaman, manusia sebagai khalifah memiliki amanah untuk menjaga dan memelihara alam. Menanam pohon juga merupakan bentuk ibadah sosial yang manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi yang akan datang.
”Cermin keselarasan antara pembangunan lingkungan dengan nilai religius yang menjadi jati diri masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.” tuturnya
Cecep Nurul Yakin mengharapkan Program Tasik Hejo ini menjadi budaya dan gerakan berkelanjutan. Merawat dan memelihara serta menjaga lingkungan sehingga dapat mewariskan alam yang lestari bagi generasi mendatang @ad












