Tasikmalaya, Fokus9.com
Peringatan hari jadi menjadi kesempatan yang tepat untuk melakukan introspeksi serta menanamkan motivasi dan dedikasi untuk melangkah lebih baik lagi di tengah permasalahan dan tantangan di masa yang akan datang
Beberapa capaian, penghargaan dan prestasi yang diterima pemerintah Kabupaten Tasikmalaya seperti kenaikan poin Indeks Desa Membangun (IDM) dimana 351 desa yang ada di Kabupaten Tasikmalaya terbebas dari status desa tertinggal, 173 desa diantaranya naik dengan status IDM Kabupaten ‘Maju’

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terus mengalami peningkatan (sektor Pendidikan dan kesehatan), peningkatan indikator pembangunan ; PDRB, laju pertumbuhan ekonomi serta menekan persentase penduduk miskin dan tingkat pengangguran terbuka
“Serta memastikan tingkat ketimpangan (indeks dini) tetap lebih baik dibandingkan capaian rata-rata provinsi Jawa Barat,” kata Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto pada Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-391 di halaman Setda Kabupaten Tasikmalaya, rabu (26/7/2023)
Namun demikian, pihaknya menyadari masih banyak kekurangan atas pelayanan dan kinerja yang belum sesuai harapan semua pihak khususnya yang belum mendapat pelayanan optimal dalam beberapa sektor terutama infrastruktur
“Infrastruktur kita ada 36 persen lebih yang masih harus diperbaiki. Butuh waktu dan anggaran yang tidak kecil juga baru menata kembali pasca pandemi Covid-19 serta adanya arahan pembelanjaan dari pemerintah pusat,” ungkapnya
Dijelaskannya, DAU tidak bisa langsung menyelesaikan permasalahan. Tahun 2023, terang Ade telah mengangarkan 200 miliar untuk permasalahan infrastruktur ternyata ada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang membatasi. Jadi dari 200 miliar hanya 46 miliar untuk sarana jalan

Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi menekankan untuk lebih kreatif dan inovatif serta memperjuangkan dengan sungguh-sungguh dan lebih fokus lagi karena masih banyak harapan masyarakat yang belum terpenuhi terutama yang paling menonjol di sektor infrastruktur
Untuk itu, DPRD akan lebih aspiratif termasuk mendorong peningkatan PAD sebagai daya dukung terutama tema pembangunan tahun 2024 yang selaras dengan RPJMD Kabupaten Tasikmalaya pada bidang infrastruktur dan keamanan serta ketahanan di masyarakat menjelang Pemilu dan Pilkada
Potensi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tasikmalaya yang direkomendasikan BPK, tambah Asep Sopari sangat tinggi. Tinggal bagaimana memaksimalkan dan mengoptimalkan potensi itu terutama di bidang Pajak, Retribusi serta yang paling utama adalah pemanfataan aset-aset yang memiliki ekonomi tinggi
“Untuk mengungkit secara ekonomi mengingat kita lemah dalam investasi, kita undang para investor dengan memberi kemudahan dalam menjalankan usahanya. Dengan begitu, lapangan kerja terbuka dan transaksi bisnis berjalan dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi,” ujarnya
Selain itu, imbuhnya potensi sektor pariwisata yang cukup besar perlu dioptimalkan termasuk pengembangannya dalam hal ini terkait dengan retribusi dan investor yang berdampak pada peningkatan PAD Kabupaten Tasikmalaya@ Ayi Darajat
ad/ad












