Bandung, Fokus9.com_ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperluas inklusi keuangan melalui berbagai program untuk semakin mengenalkan produk dan layanan jasa keuangan syariah
OJK secara aktif mendukung komitmen pemerintah dalam mewujudkan Asta Cita, khususnya menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia.

Untuk memperkuat pemanfaatan keuangan syariah di tengah meningkatnya pemahaman masyarakat, OJK menggelar Syariah Financial Fair (SYAFIF) di Bandung
SYAFIF merupakan kolaborasi OJK, Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) Syariah dan Organizing Committee Orkestrasi Program Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah
Program ini merupakan bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan syariah. Memberikan kesempatan untuk mengenal, memahami, dan mencoba langsung produk serta layanan keuangan syariah dalam suasana yang edukatif dan menyenangkan
“Tingkat literasi keuangan syariah yang sebelumnya hanya 9 persen, kini telah meningkat signifikan menjadi 43 persen.” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, Minggu (3/8/2025)
Capaian ini tambahnya merupakan fondasi penting yang perlu dioptimalkan melalui peningkatan penggunaan produk dan layanan keuangan syariah secara nyata.
Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memanfaatkan momentum SYAFIF secara optimal demi mempercepat pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.
Menurutnya, upaya memperluas pemanfaatan keuangan syariah harus melalui dua arah, dari sisi regulator dan pelaku industri serta dari kesiapan masyarakat
Oleh karena itu, peran PUJK Syariah, akademisi, media massa, dan Pemerintah Daerah (Pemda) menjadi sangat strategis dalam membangun ekosistem syariah yang kuat.
Ia menegaskan bahwa keuangan syariah memiliki potensi besar untuk tumbuh lebih kuat dan menjadi pilar penting dalam struktur perekonomian nasional.
“Potensi ini tentu bisa terus kita dorong, mengingat Indonesia sebagai salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Tentu saja ini menjadi motor penggerak yang sangat dahsyat untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.” ungkap Friderica

Targetkan Juara Umum Adinata Syariah
Bandung menurut Kabiro Perekonomian Setda Jawa Barat Budi Kurnia sangat tepat menjadi lokasi SYAFIF. Karena, Bandung memiliki ekosistem sosial dan keagamaan yang kuat untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi syariah nasional.
“Jika kita mampu menyelesaikan tantangan keuangan syariah di Jawa Barat, maka seperempat tantangan nasional bisa ikut teratasi. Dengan lebih dari 13.000 pesantren, potensi Jawa Barat dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah sangat besar.” ujar Budi Kurnia yang menargetkan menjadi juara umum Adinata Syariah
Budi Kurnia juga menyampaikan komitmen mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis syariah. Untuk itu, pihaknya akan memperkuat sinergi dengan OJK, BI, KDEKS dan PUJK Syariah
Dalam rangkaian SYAFIF di Main Atrium Trans Studio Mall Bandung ini terdapat pengukuhan agen pegadaian dan agen pembiayaan syariah.
Ini merupakan realisasi business matching sektor Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML)
Pada kegitan ini hadir Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK M. Ismail Riyadi dan Kepala OJK Provinsi Jawa Barat Darwisman. hadir pula Direktur Eksekutif Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Jawa Barat Diana Sari @ad












