Tasikmalaya, Fokus9.com_ Wakil Walikota Tasikmalaya Diky Chandra monitoring pelaksanaan pembangunan SPAM jaringan perpipaan dan Gudang arsip di Samsat Kota Tasikmalaya, Selasa (5/8/2025)

Hal itu, untuk menilai kinerja suatu program/proyek dan memastikan kesesuaian dengan rencana dan mengidentifikasi hambatan yang mungkin muncul.
“Tidak menginginkan pembangunan malah membawa dampak tidak baik bagi masyarakat.” kata Diky Chandra usai mengamati pelaksanaan pembangunan SPAM di Kelurahan Bantarsari Kecamatan Bungursari
Menurutnya, SPAM jaringan perpipaan ini untuk menjamin kepastian kuantitas serta kualitas air minum serta kontinuitas pendistribusiannya. Setidaknya ada 100 rumah warga yang akan mendapat manfaat dari pengelolaan dan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) ini
Pemerintah Kota Tasikmalaya melakukan perluasan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) jaringan perpipaan ini untuk memastikan akses air bersih. Tahun 2025 ini, ada 19 wilayah dari 7 Kecamatan mendapat proyek SPAM untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga

Ia menyebut ada beberapa yang memerlukan pembenahan termasuk adanya genangan air di wilayah Bantarsari yang memenuhi akses jalan. “Harus ada tim teknis ahli yang dapat memetakan mata air karena ada ‘keunikan’ terkait keluarnya air dari sumbernya.” terang Diky Chandra yang segera akan menindaklanjutinya
Sementara, untuk Gedung arsip di Samsat Kota Tasikmalaya dengan anggaran dari APBD Kota Tasikmalaya, Ia menyebut untuk kepentingan strategis daerah. “Sesuai kebutuhan karena kondisi ruang arsip yang sudah memerlukan perluasan untuk pengamanan.” ungkap Kabag TU Samsat Kota Tasikmalaya, Indra
Dengan monitoring dan evaluasi ini Pemerintah Kota Tasikmalaya bisa memastikan kegiatan yang dijalankan mencapai tujuannya. Selain itu, meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas serta menjadi dasar yang kuat untuk mengambil keputusan yang lebih baik @ad












