Tasikmalaya, Fokus9.com
Digitalisasi dan koordinasi dengan pelaku UKM (Usaha Kecil dan Menengah) menjadi kunci agar Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) lebih berkembang karena secara pangsa pasar keberadaan BPRS ini masih tergolong kecil, walaupun proporsi pembiayaan untuk kegiatan produktif segmen UMKM cukup besar

Berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pangsa pasar BPRS baru sekitar 9,22 persen dari 165 BPRS se-Indonesia. Dibandingkan dengan pangsa pasar keuangan syariah (Bank Umum Syariah/BUS), maka BPRS hanya berkontribusi 2-3 persen
Untuk meningkatkan peran dalam pembiayaan UMKM dan perluasan pangsa pasar, BPRS harus bertranspormasi sehingga memiliki daya saing menghadapi persaingan terutama di segmen UMKM karena persaingan untuk merebut pangsa pasar segmen ini cukup ketat terutama dari pembiayaan non syariah
“Dengan kinerja yang bisa dikatakan baik, namun BPRS harus melakukan evaluasi secara berkala dalam operasionalisasinya terutama jika ingin lebih berperan dalam pembiayaan UMKM. Salah satunya harus mulai digitalisasi,” kata Pj. Walikota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah pada RUPS BPRS Al Madinah di Hotel Amaris, selasa (5/12/2023)

Agar BPRS berkembang, terang Ia harus mengikuti jaman dan digitalisasi menjadi kunci serta koordinasi dengan UKM agar mereka juga ikut berkembang. BPRS masih memiliki tantangan cukup besar termasuk untuk bersaing di pembiayaan UMKM dari pesaing lain seperti lembaga keuangan mikro, KSPPS dan non syariah
Menurutnya, BPRS Al Madinah sudah berkontribusi dalam mensukseskan berbagai program pemerintah serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi terutama bagi masyarakat ekonomi mikro, kecil dan menengah
Dengan penyertaan modal dari Pemkot Tasikmalaya sebesar Rp. 15,114 miliar. Tahun 2023, Pemkot Tasikmalaya memberikan penyertaan modal sebesar Rp. 1.5 miliar sehingga diharapkan dapat lebih dikembangkan lagi melalui berbagai program kerja dan rencana bisnis yang terencana dengan baik
Sementara, Eksekutif kepatuhan dan Manrisk pada BPRS Al Madinah Rustanto mengatakan tahun 2022 BPRS Al Madinah sudah melaunching digitalisasi E-Banking walaupun sifatnya masih internal dan tahun 2023 pada peringatan hari jadi Kota Tasikmalaya di launching Dompet Digital Tasku
“Transpormasi sebagai salah satu upaya untuk memudahkan transaksi keuangan di masyarakat bisa transfer antar Bank, transaksi online seperti dengan Shopee, Lazada, tarik tunai, beli tiket pesawat, bayar pajak dan lainnya,” ungkapnya @ Ayi Darajat












