Tasikmalaya, Fokus9.com
Perjuangan Masyarakat Ekonomi Syari’ah (MES) akan menemui tantangan sulit dalam menjadikan Tasikmalaya dan Priangan Timur sebagai destinasi halal. Namun, dengan sinergi antara eksekutif dan legislatif serta kerjasama dengan pihak lainnya, penataan ekonomi syari’ah di Tasikmalaya memungkinkan dapat diwujudkan

“Tasikmalaya punya brand Kota Santri dan Perda Tata Nilai serta ekonomi islam itu mestinya maju,” kata Ketua PD MES Tasikmalaya Prof, DR, H. Kartawan, SE, MP saat Halal bi halal Masyarakat Ekonomi Syari’ah (MES) tahun anggaran 2023 di Imah Mang Asep Kota Tasikmalaya, kamis (25/5/2023)
MES Tasikmalaya terang Kartawan terus melakukan pembinaan UMKM, sertifikasi halal serta kajian produk hingga kerjasama kemasan produk dengan BI dan bersama OJK turut membantu ekonomi ibu-ibu yang menjadi kepala keluarga berbasis ekonomi syari’ah
Senada, Pembina MES Tasikmalaya yang juga Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim, SH, M.Si mengatakan bahwa keberadaan MES lebih kepada bagaimana dapat berkontribusi maksimal dalam menata ekonomi syari’ah di Tasikmalaya yang harus disupport termasuk dukungan anggaran
“Juga, Managemen organisasi harus berjalan baik serta terus melakukan inovasi untuk eksistensi MES di Tasikmalaya,” ungkapnya

Sementara, Brand Manager Bank Syari’ah Indonesia (BSI) Tasikmalaya Adi Kusmayadi mengatakan bahwa Tasikmalaya merupakan salah satu motor untuk pengembangan ekonomi syari’ah dan dengan basic kota santri, pengembangan ekonomi syari’ah Tasikmalaya berpotensi dapat berkembang melalui keaktifan dari masyarakat ekonomi syari’ah
“Kontribusi ekonomi syari’ah terhadap masyarakat dapat lebih ditingkatkan serta masyarakat dapat lebih mengenal akan ekonomi syari’ah seperti Taglinenya MES : Memasyarakatkan ekonomi syariah dan menyariahkan ekonomi masyarakat,” ujar Adi yang bekerjasama dengan MES mengikuti program sosial di masyarakat
Menurutnya, pengembangan ekonomi syari’ah terkendala kurangnya literasi. MES menjadi salah saru suar literasi BSI (salah satu Bank persepsi penyalur KUR) termasuk media yang diharapkan dengan sinergi dan kolaborasi yang dibangun bisa meningkatkan manfaat ekonomi syari’ah bagi masyarakat @ Ayi Darajat
ad/ad












