Tasikmalaya, Fokus9_ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya mendorong pelajar membangun kebiasaan mengelola keuangan secara bijak sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya menabung. Sekaligus, meningkatkan ketahanan pelajar dalam menghadapi berbagai risiko keuangan, termasuk judi online (judol).
Edukasi interaktif OJK dengan materi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari
OJK menyampaikan hal tersebut saat edukasi keuangan kepada 80 pelajar (SD,SMP,SMA) di Sekolah Rakyat Terintegrasi 41 Kota Tasikmalaya, Rabu (19/8/2026)
Edukasi dalam rangkaian peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) 2026 ini, OJK menekankan pentingnya membangun kebiasaan keuangan sehat sejak usia sekolah.
“Memahami cara mengatur uang saku, membedakan kebutuhan dan keinginan, membiasakan menabung, serta memahami pentingnya perencanaan keuangan.” ungkap Asisten Manajer Kantor OJK Tasikmalaya Andriani Alfiah Kurnia
Menurutnya, bekal untuk mencapai cita-cita tidak hanya membutuhkan semangat untuk belajar, tetapi juga perlu didukung dengan kebiasaan merencanakan keuangan. “Mulailah dari hal sederhana ; atur uang saku, sisihkan untuk menabung, dan jangan mudah menghabiskan uang hanya karena mengikuti keinginan.” jelas Andriani
Selain mendorong budaya menabung, OJK Tasikmalaya memberikan juga pemahaman mengenai bahaya judi online (judol) dalam kemasan seperti menyerupai permainan daring.
Pihaknya mengenalkan untuk mewaspadai sejumlah ciri judol dengan kemasan permainan daring. Di antaranya permainan yang meminta deposit atau top up untuk memperoleh peluang mendapatkan uang atau hadiah bernilai uang. Juga, menawarkan keuntungan secara cepat, serta mendorong pemain terus mempertaruhkan uang setelah mengalami kekalahan.
“Kalau sebuah game meminta kita mempertaruhkan uang dengan harapan mendapatkan uang yang lebih besar atas hasil permainan atau keberuntungan, waspadai. Jangan sampai keinginan mendapatkan uang secara instan justru merusak masa depan.” ujar Andriani
Sementara, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 41 Kota Tasikmalaya Heri Haerudin mengapresiasi edukasi keuangan terkait pentingnya membekali pelajar dengan kecakapan hidup
“Kami mendukung edukasi keuangan kepada anak-anak akan pentingnya kecakapan hidup selain membekali mereka pengetahuan akademik. Pemahaman mengelola uang dan mengenali bahaya judi online penting agar mereka mampu mengambil keputusan yang lebih baik untuk masa depannya.” urai Heri Haerudin
Melalui rangkaian Hari Indonesia Menabung 2026, OJK Tasikmalaya terus memperkuat edukasi keuangan sejak dini agar pelajar memiliki kebiasaan menabung. Selain itu, mampu mengelola keuangan secara bijak, serta memahami risiko dalam menggunakan produk dan layanan jasa keuangan. Sehingga, generasi muda semakin cakap keuangan dan melindungi mereka dari berbagai aktivitas keuangan ilegal. Rls@ad












