Tasikmalaya, Fokus9 I Sebanyak 1.011 mahasiswa Universitas Perjuangan (Unper) Tasikmalaya mengikuti Pendidikan Bela Negara (PBN) di lapangan upacara Unper, Selasa (3/2/2026). Upaya kampus dalam membekali dan mendidik mahasiswa karakter kejuangan serta mampu memahami nilai-nilai bela negara sebagai kewajiban moral dan kebangsaan

“Tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter perjuangan, jiwa nasionalisme dan semangat kejuangan.” Kata Ketua Yayasan Universitas Siliwangi Brigjen TNI (Purn) Eko Irianto usai upacara pembukaan
Ia menekankan sikap, disiplin dan mengisi jiwa kejuangan serta memberikan bekal kebangsaan termasuk tentang keSiliwangian. “Menanamkan semangat kebangsaan bagi generasi muda.” tutur Eko Irianto
Selain itu, menciptakan keteladanan seperti disiplin dan etika sehingga outputnya menghasilkan karakter positif bagi calon pemimpin bangsa di masa depan
Bela negara menurut Eko Irianto bukan hanya konsep, tetapi nilai yang harus hidup dalam diri setiap mahasiswa. Sehingga, membentuk karakter dan mental yang kuat
Tujuan utamanya membentuk warga negara yang Tangguh dalam menghadapi berbagai ancaman multidimensional. “Ancaman ideologi, politik, ekonomi, social budaya maupun pertahanan dan keamanan.” ungkapnya

Universitas Perjuangan, tambah Eko Irianto menginginkan mahasiswa memiliki ilmu pengetahuan yang kuat sekaligus karakter perjuangan dan nasionalisme yang kokoh
Menanamkan nilai-nilai disiplin, kejuangan serta tanggung jawab sosial menjadi bagian penting dalam Pendidikan Bela Negara (PBN). Mendorong mahasiswa memiliki sikap disiplin, mental yang tangguh serta kepedulian terhadap bangsa dan negara
Karakter ini menciptakan pemimpin yang mampu menyelesaikan persoalan bangsa dengan keteladanan, bukan hanya retorika. “Fenomena kepemimpinan saat ini belum sepenuhnya mampu memberikan keteladanan nyata kepada masyarakat. Banyak pemimpin yang hanya bisa menyampaikan pesan, tanpa langsung menjadi tauladan.” pungkas Eko Irianto @ad












