FOKUS9 l Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin melantik Bekti Alamsyah, ST sebagai Direktur Perumda Air Minum Tirta Sukapura periode 2025-2030, Rabu (31/12/2025)

“Pelantikan hari ini menjadi titik awal untuk membuktikan dedikasi dalam memajukan Perumda Air Minum Tirta Sukapura,” kata Cecep Nurul Yakin di Pendopo Baru
Penetapan Bekti Alamsyah, ST sebagai Direksi Perumda Air Minum Tirta Sukapura setelah mendapat rekomendasi dari Kemendagri.
Rekomendasi Kemendagri tersebut memuat tentang Pertimbangan Atas Penetapan Calon Direksi (Permendagri Nomor 23/2024 tentang Organ dan Kepegawaian BUMD Air Minum)
Kepala daerah wajib menyampaikan calon direksi terpilih kepada Menteri Dalam Negeri melalui Dirjen Bina Keuangan Daerah sebelum penetapan
“Proses seleksi yang telah dilalui merupakan upaya untuk mencari pemimpin yang memiliki integritas, profesionalisme, serta visi yang kuat.” tutur Cecep Nurul Yakin
Perkembangan Perumda Air Minum Tirta Sukapura
Bupati Tasikmalaya selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) juga mengingatkan perjalanan panjang Perumda Air Minum Tirta Sukapura.
Peraturan Daerah Tingkat II Tasikmalaya Nomor 7 Tahun 1975 menetapkan pendirian PDAM Kabupaten Tasikmalaya pada 11 Juli 1975
Melalui Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2021, PDAM Tirta Sukapura mengalami transformasi menjadi Perumda Air Minum Tirta Sukapura pada September 2021.
Berdasarkan analisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT), Saat ini posisi perusahaan dalam kondisi bertumbuh dan berkembang
“Terus menunjukkan kinerja yang semakin baik dengan memanfaatkan peluang kerja sama dengan mitra strategis. Sehingga, memiliki potensi besar untuk memperkuat kinerja di masa depan.” ungkap Cecep Nurul Yakin
Layanan Sosial dan Entitas Ekonomi Penunjang PAD

Selanjutnya Cecep Nurul Yakin menambahkan bahwa Perumda Air Minum Tirta Sukapura memiliki peran ganda yang strategis.
Selain sebagai penyedia layanan sosial untuk menjamin ketersediaan air bersih juga merupakan entitas ekonomi yang berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Oleh karena itu, Ia menitipkan pesan penting seperti peningkatan kualitas layanan, dengan memastikan air bersih, sehat, dan kontinuitas distribusi selama 24 jam. termasuk meminimalisir gangguan
Penurunan tingkat kebocoran air, guna meningkatkan efisiensi dan kinerja perusahaan. Soliditas internal serta kolaborasi dengan dewan pengawas, direksi, dan seluruh karyawan
“Inovasi dan digitalisasi, khususnya dalam sistem manajemen pelanggan, pengendalian kebocoran air (Non-Revenue Water/NRW), dan sistem pembayaran yang lebih modern.” tandasnya @ad












