Tasikmalaya, Fokus9_ Revitalisasi Kawasan Pusat Koperasi Tasikmalaya (KPKT)/Tugu Koperasi di Jalan Mohammad Hatta, Kota Tasikmalaya resmi dicanangkan untuk ditetapkan sebagai Cagar Budaya.
Menteri Koperasi RI Dr. Ferry Juliantono bersama Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, resmi mencanangkan revitalisasi tersebut Minggu, (26/7/2026).
“RAB untuk revitalisasi Tugu Koperasi ini sekitar Rp1,8 miliar. Kami bersama Kementerian Kebudayaan akan mendukung karena kawasan ini memiliki sejarah yang sangat penting.” kata Menteri Koperasi RI Dr. Ferry Juliantono
Setelah revitalisasi, harap Ferry kawasan Tugu Koperasi berkembang menjadi pusat berbagai produk unggulan khas Tasikmalaya. Seperti sentra tenun, Batik dan Bordir hingga berbagai kerajinan lainnya
“Tempat ini selain memberi manfaat bagi masyarakat Kota Tasikmalaya, juga dapat menjadi ikon dan landmark baru Jawa Barat bahkan nasional.” tuturnya
Kongres Koperasi Indonesia Pertama Pada Tahun 1947
Tugu Koperasi merupakan saksi historis lahirnya Kongres Koperasi Indonesia pertama pada tahun 1947. Bahkan, telah menjadi identitas Kota Tasikmalaya yang menggaungkan semangat ekonomi kerakyatan
“Kongres 1947 di Tasikmalaya punya makna besar. Kota ini dulu jadi sasaran Belanda karena selain pusat pemerintahan juga pusat ekonomi. Koperasi lahir sebagai upaya membangun ekonomi rakyat yang baru bangkit setelah kemerdekaan,” tambah Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon
Menurutnya, koperasi adalah budaya Indonesia karena di dalamnya ada nilai gotong royong. Ia berharap di tengah keberagaman bangsa, pemerintah terus melakukan inventarisasi aset budaya seperti situs budaya dan situs sejarah.
“Dengan revitalisasi, bangunan yang selama ini kurang terawat bisa direnovasi agar lebih menarik. Targetnya tahun ini Tugu Koperasi ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional. Dalam waktu dekat tim ahli kebudayaan akan turun,” jelasnya.
Fadli Zon juga mengingatkan amanat Pasal 32 UUD 1945 bahwa negara berkewajiban memajukan kebudayaan dan peradaban. Perawatan tidak hanya tugas pemerintah, tapi juga masyarakat.
“Revitalisasi ini akan menggandeng pihak swasta agar bisa berkolaborasi. Kita rawat bersama agar warisan sejarah ini tetap hidup,” ujarnya.
Sementara, Wali Kota Viman Alfarizi menekankan, koperasi sudah menjadi identitas Kota Tasikmalaya. “Setelah revitalisasi, kawasan Tugu Koperasi bisa menjadi pusat edukasi, wisata sejarah, sekaligus penggerak ekonomi lokal.” harapnya
Pihaknya ingin terus menggaungkan kembali semangat kongres 1947 ; ekonomi rakyat tumbuh, budaya hidup, dan tidak melupakan sejarah Ers/@ad












