Tasikmalaya, Fokus9.com_ Mahasiswa memiliki tugas untuk mengabdikan diri kepada masyarakat dengan memberikan solusi atas masalah-masalah yang dihadapi masyarakat.

Implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi ini salah satunya adalah mengembangkan ilmu untuk pengembangan desa dengan tujuan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui Praktek Kerja Nyata (PKN) mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmunya untuk pengembangan desa dan memberikan solusi atas persoalan yang ada.” kata Kepala STISIP Dr. Drs. H. Popon Supriatna, M.Pd di Kecamatan Cisayong, selasa (29/4/2025).
Rencananya 50 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) akan melaksanakan PKN di Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya.
“Mereka akan mengabdi selama satu bulan di tiga desa di Kecamatan Cisayong yakni Desa Cileuleus, Cikadu dan Purwasari.” tutur H. Popon Supriatna.

Kepala Kecamatan Cisayong menyambut baik rencana PKN mahasiswa STISIP untuk mengedukasi dan mentranfer ilmunya kepada masyarakat di tiga desa tersebut.
Output dari PKN mahasiswa, pihaknya mengharapkan mendapat input positif bagi pengembangan desa di wilayah Kecamatan Cisayong.
“Menyuguhkan Inovasi, ilustrasi dan inspirasi bagi kami untuk melakukan perubahan positif di lingkungan birokrasi pemerintahan desa dan kecamatan.” harap Camat Cisayong Ayi Mulyana Herniwan, SE, M.Si
Selain itu, pihaknya dapat melakukan diskusi untuk skema pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya, termasuk managemen talenta, sitem merit dan otonom desa.
“Kami tantang mahasiswa menjadi trigger membangun skema pemerintahan yang lebih baik sesuai Asta Cita Pemerintahan pusat.” ungkap Ayi Mulyana Herniwan @ad












