Tasikmalaya, Fokus9.com
Seluruh elemen masyarakat Kota Tasikmalaya diharapkan dapat memanfaatkan hasil pembangunan dengan sebaik-baiknya dan turut mengawasi serta memelihara agar fungsi dan manfaat hasil pembangunan dapat dirasakan oleh generasi mendatang

“Rencana pembangunan akan lebih strategis bilamana pembangunan berdampak dan dirasakan manfaatnya bagi masyarakat,” kata Pj. Walikota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah saat Peresmian Hasil Pembangunan di empat (4) Kecamatan TA. 2022 di Depot Perikanan Kota Tasikmalaya, selasa (20/6/2023)
Hasil-hasil pembangunan yang meliputi pembukaan akses (infrastruktur/fisik), pemberdayaan masyarakat dan memberikan kemakmuran diharapkan menjadi solusi persoalan di masyarakat seperti angka kemiskinan (12,79%), penanganan stunting (12,22%) serta penanganan inflasi (pasokan dan harga) di Kota Tasikmalaya
Untuk menunjang pembangunan, Pj Walikota menyampaikan tentang Indikator kinerja utama tematik (kemiskinan, OPD mana yang bergerak juga stunting, pengangguran, inflasi dan lainnya) secara berkelompok, Mekanisme kerja baru di Pemkot dapat bekerja lebih efektif dan efisien serta aware terhadap teknologi
Hasil pembangunan di empat (4) kecamatan dijelaskan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. H. Tedi Setiadi, M.Pd meliputi Kecamatan Bungursari melalui 147 kegiatan dengan anggaran 21,9 miliar, Kecamatan Indihiang 184 kegiatan (26,5 miliar) Kecamatan Mangkubumi 155 kegiatan (20,8 miliar) dan Kecamatan Kawalu 229 kegiatan 34,08 Miliar
“Pelaksanaan fisik konstruksi serta hasil pekerjaan fisik P2KK (Program Perberdayaan Kemandirian Kelurahan)/Gema Madani 20 juta setiap kelurahan serta 100 Juta rupiah se-kecamatan untuk program Kotaku (PNPM Perkotaan),” ungkapnya
Ditambahkan bahwa tujuan dilaksanakan peresmian pembangunan sebagai wujud tanggung jawab pemerintah Kota Tasikmalaya dalam melayani dan memfasilitasi masyarakat terhadap kebutuhan sarana dan prasarana
Sementara, Wakil Pimpinan DPRD Kota Tasikmalaya Mamat Rahmat mengharapkan pengawasan terhadap hasil-hasil pembangunan terutama sejauh mana sisi kemanfaatannya perlu diperhatikan oleh semua pihak
“Untuk pembangunan fisik, pengawasan mesti dilakukan dari awal untuk menjaga kualitas dan menghindari pembangunan yang asal-asalan. Banyak pihak ketiga yang standar kerjanya masih di bawah. Itu yang kita khawatirkan,” ujarnya @ Ayi Darajat












