TASIKMALAYA, FOKUS9_ Forum Silaturahmi Selasar Masjid Agung (FOSSMA) Kota Tasikmalaya menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPRD Kota Tasikmalaya, Jumat (24/04/2026).
Forum ini meminta penjelasan Pemkot Tasikmalaya terkait transparansi postur APBD 2026 tentang program prioritas, belanja publik serta pemerataan pembangunan
Dalam RDP tersebut, FOSSMA melayangkan lima tuntutan ke Pemkot Tasikmalaya dan sejumlah masukan tentang empat sektor yang perlu mendapat perhatian
“Kami menuntut Pemkot membuka secara rinci struktur APBD 2026 kepada publik. Kedua, menjelaskan program prioritas pembangunan daerah. Ketiga, menyampaikan mekanisme pengawasan dan evaluasi anggaran. Keempat, memberi ruang partisipasi masyarakat dalam perencanaan anggaran. Kelima, menjamin pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kota Tasikmalaya.” ungkap Ketua FOSSMA, Dadang
Pihaknya mendesak Pemkot Tasikmalaya dapat menginformasikan anggaran yang sudah dan belum direalisasikan. “Agar diketahui publik, mana yang jalan dan mana yang masih tertunda. Rakyat berhak tahu.” tuturnya.
Selain itu, FOSSMA meminta Pemkot Tasikmalaya untuk memprioritaskan penguatan empat sektor yakni pendidikan, pelayanan kesehatan, infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat

Komunikasi Dan Kesadaran Kolektif
Menanggapi itu, Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Heri Ahmadi, menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat.
“Harus ada komunikasi yang lancar antara Pemkot dengan masyarakat. Keterbukaan dan kesadaran kolektif jadi syarat mutlak jika ingin Tasikmalaya maju.” ujar Heri Ahmadi
Namun, Politikus PKS ini menyayangkan pihak Pemkot yang hanya mewakilkan para Kabid bukan yang memiliki otoritas di OPD terkait. “Alhamdulillah datang, meskipun yang hadir para kabid,” ungkapnya
RDP ini jadi sinyal kuat bahwa masyarakat sipil di Kota Tasikmalaya makin kritis mengawal kebijakan anggaran. FOSSMA akan menindaklanjuti dengan menuntut Pemkot untuk membuka dokumen APBD 2026. Lalu, menggelar forum partisipasi warga dan melaporkan realisasi anggaran secara berkala @ad












