Tasikmalaya, Fokus9.com_ Momentum kemerdekaan dalam dunia Pendidikan adalah memberikan kebebasan dalam proses pembelajaran sesuai dengan minat, bakat dan potensinya dalam kondisi nyaman. Dalam hal ini, memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi dirinya sesuai minat dan bakatnya

Namun, pendidik harus menjadi pendamping serta memberi tuntunan agar anak didik tidak kehilangan arah. Sejalan dengan semangat Ki Hajar Dewantara yang meyakini bahwa mendidik berarti memanusiakan manusia dan memerdekakan segala aspek kehidupan
“Nyamankanlah hati kita agar kita bisa menjalankan tugas pokok dan fungsi kita dengan sebaik-baiknya.” Kata Wakil Walikota Tasikmalaya Diky Chandra pada Semarak Kemerdekaan RI ke-80 di Ponpes Syifaurrahman Sukahurip Kecamatan Tamansari, Kamis (21/8/2025)
Ia menyebut kenyamanan dalam proses belajar mengajar menciptakan kebahagiaan. Artinya mencapai tujuan pendidikan melalui kebahagiaan peserta didik, guru dan orang tua.
Pada kesempatan itu, Yayasan Syifaurrahman menggelar Semarak Kemerdekaan serta pesta rakyat. Momentum ini sebagai bentuk rasa cinta akan perjuangan bangsa Indonesia yang meraih kemerdekaan dengan tidak mudah
“Kami sebagai Dewan Guru (pendidik) ikut membangun pendidikan dan memotivasi diri untuk totalitas dalam mendidik peserta didik.” ucap Dewan Guru yang mendidik Madrasah dan Aliyah Syifaurrahman, Aji Priatna Nurmansyah
Sebagai wahana pendidikan islam, Syifaurrahman yang mengelola pendidikan TK hingga setingkat SMA ikut andil membangun dunia Pendidikan di Kota Tasikmalaya @ad












