Tasikmalaya, Fokus9.com_ Anggota DPRD Kota Tasikmalaya Angga Yogaswara mengatakan sangat mungkin DPRD gulirkan hak interpelasi untuk menanyakan beberapa persoalan kebijakan Walikota Tasikmalaya

Hak DPRD ini meminta keterangan kepada kepala daerah mengenai kebijakan yang penting dan strategis serta berdampak luas pada kehidupan masyarakat
Komunikasi yang ‘buruk’ Walikota dengan elemen masyarakat menjadi pemicu terutama dengan aktivis dan mahasiswa, perwakilan masyarakat hingga anggota/pimpinan DPRD
Menurut Angga, Walikota masih canggung untuk melakukan komunikasi dalam menghadapi massa aksi maupun yang meminta audiens. Padahal mereka hanya ingin menyampaikan dan atau Walikota mau mendengar keluhan dan masukan.
Meskipun nentinya menerima kata-kata kurang pantas atau kasar, tidak mungkin ada kekerasan fisik/dipukuli. Dan, sebagai pemegang mandat rakyat mestinya Walikota dapat menerima dan menjadikan sebagai masukan perbaikan.
“Jika tetap seperti ini, kita akan mengeluarkan hak interpelasi. Mempertanyakan kebijakan Walikota karena dampaknya luas pada kehidupan masyarakat.” tegas Angga Yogaswara saat break Paripurna Raperda RPJMD, kamis (13/6/2025).
Tuntut Memperbaiki Komunikasi Dengan Elemen Masyarakat dan DPRD
Sebelumnya, usai penyampaian pandangan umum fraksi gabungan terhadap Raperda, Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini melakukan interupsi. Ia menyikapi RPJMD Kota Tasikmalaya akan ‘sukses’ apabila Walikota menjalin komunikasi yang baik sebagai fondasi khususnya terkait sosial kemasyarakatan.
Selanjutnya meminta Walikota untuk menekan SKPD untuk dapat melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai SOP dan nurani. Sehingga dalam menjalankan program, masyarakat dapat merasakan dampak manfaat tidak hanya sampai 5 tahun terutama masyarakat menengah ke bawah.
Walikota dapat memberikan penekanan pada tim nya sesuai atau tepat waktu. Dalam hal ini, ungkap Angga mungkin Viman masih melakukan transisi jabatan, sehingga belum mengetahui sisi kebijakannya dan saat nya memberikan pressure
Terakhir, Angga Yogaswara menuntut Walikota untuk memperbaiki komunikasi dengan aktivis, mahasiswa, ormas atau perwakilan masyarakat yang ingin melakukan audiens. Angga pun menyayangkan komunikasi dengan DPRD (Anggota, pimpinan, fraksi dan komisi) yang seolah masih ada sekat bahkan terlihat enggan. Padahal pihaknya bisa saja memberikan solusi dalam mengeksekusi persoalan
“Melalui delegasinya, Viman sudah memberikan janji pada bulan Januari akan melakukan pertemuan dengan para Ketua Fraksi, maupun Ketua Komisi. Namun, hingga Juni ini hal itu tidak terjadi.” sesal Angga Yogaswara @ad












