Tasikmalaya, Fokus9.com_ Seluruh fraksi DPRD Kota Tasikmalaya secara prinsip mendukung dan menyetujui Raperda RPJMD 2025-2029 untuk masuk dalam tahap pembahasan.
Namun, hampir semua fraksi memberikan catatan, masukan, pandangan bahkan meminta penjelasan kongkrit terkait isu strategis, program prioritas serta Implementasinya.

Dalam Menyusun program prioritas dalam RPJMD harus mengutamakan kepentingan masyarakat dan menyentuh akar permasalahan. Untuk itu, Blue print pembangunan Kota Tasikmalaya yang harus selesai pada minggu ke-2 bulan Juli ini harus mendapat perhatian serius stakeholder.
Beberapa Fraksi memberikan catatan terkait mahalnya Pendidikan, pembangunan infrastruktur yang menciptakan iklim investasi, peningkatan PAD, isu lingkungan serta pengelolaan sampah. Termasuk memperhatikan dan melestarikan seni budaya sebagai identitas lokal
F-PDIP menyoroti Visi Kota Tasikmalaya sebagai Kota Industri yang memiliki dampak potensi terhadap sektor lainnya seperti sektor pertanian. “Akan semakin banyak alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan industri. Sehingga menurunkan produksi pertanian lokal serta menghilangkan mata pencaharian masyarakat (petani).” ungkap Keppler Sianturi
Selain itu, menyikapi program TASIK RESIK, Ia menyebut untuk memperbaiki tata kelola sampah yang jadi masalah klasik Kota Tasikmalaya. : “Melalui program kongkret Nol persen di TPS dan tidak ada lagi pengembangan/perluasan lahan di TPA Ciangir.” tandasnya
Sementara F-PAN memandang tidak ada program yang secara langsung memberi solusi dalam mengentaskan kemiskinan yang merupakan salah satu permasalahan utama. Untuk itu pihaknya dalam pembahasan Raperda RPJMD ada program yang dapat mengurangi angka kemiskinan.

Walikota Tasikmalaya Sampaikan Raperda RPJMD Kota Tasikmalaya 2025-2029
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang strategis dalam mewujudkan visi misi daerah periode 2025-2029.
“Dokumen ini akan menjabarkan dan mempertajam visi dan misi menjadi tujuan, sasaran, indikator kerja perangkat daerah dan indikator kinerja program.” kata Walikota Tasikmalaya Viman Alfarizi
Penyusunan RPJMD lanjut Viman mengacu pada RPJPD, RPJMN, Ranwal RPJMD Provinsi serta memperhatikan RTRW dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).
Dengan memperhatikan isu lokal, Walikota menyampaikan rumusan isu strategis pembangunan yakni (1) Sumber daya manusia yang berkualitas dan kesejahteraan sosial. Kemudian, (2) Produktivitas dan daya saing ekonomi daerah yang inklusif dan berkeadilan dan (3) Tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih
Selanjutnya pembangunan infrastruktur perkotaan yang berkualitas dan merata (4) serta (5) lingkungan hidup yang berkelanjutan. “Isu strategis ini kami jabarkan ke dalam 5 misi dan menjadi dasar penyusunan visi misi RPJMD Kota Tasikmalaya 2025-2029.” Ungkap Viman Alfarizi
Program TASIK GEMAS (Gerakan Masyarakat Sehat), TASIK PINTAR dan TASIK RELIGIUS merupakan implementasi dari isu strategis pertama. Program prioritas misi ke-2 adalah Program TASIK PELAK (Pembiakan Ekonomi Kewilayahan) dan TASIK MELAYANI menjadi implementasi isu strategis ke-3.
Sedangkan program prioritas misi ke-4 adalah TASIK NYAMAN serta TASIK RESIK untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan (program prioritas misi ke-5) @ad












