Tasikmalaya, Fokus9.com_ Wakil Walikota Tasikmalaya Diky Chandra memandang pokok-pokok pikiran DPRD perubahan RKPD 2025 merupakan masukan penting dan berharga. Terutama, dalam menyusun perencanaan pembangunan perubahan RKPD 2025, KUAPPAS dan APBD perubahan tahun anggaran 2025.

Pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD ini merupakan bahan masukan kepada kepala daerah dalam merumuskan kegiatan, lokasi kegiatan dan kelompok sasaran. Sehingga pelaksanaan program tepat sasaran. Juga menjadi bahan masukan dalam penyusunan perubahan RKPD dan sebagai dasar perubahan APBD tahun berjalan atau penyusunan RKPD tahun berikutnya.
“Semoga kami dapat mengimplementasikan pokok-pokok pikiran DPRD ini pada pembangunan tahun anggaran tahun 2025. Pelaksanaannya mulai kami akselerasi.” Kata Diky Candra pada Rapat Paripurna Penetapan Pokir DPRD Kota Tasikmalaya, Jumat (23/5/2025).
Pada kesempatan tersebut, Ia menyampaikan tujuh program unggulan sebagai bagian dalam mewujudkan arah kebijakan dalam visi misi Viman-Diky. Yakni menjadikan Kota Tasikmalaya sebagai Kota Industri, Jasa dan Perdagangan yang religius inovatif, maju dan berkelanjutan
“Ketujuh program tersebut yakni Tasik Gemas, Tasik Pintar, Tasik Religius, Tasik Pelak, Tasik Melayani, Tasik Nyaman dan Tasik Resik.” Ungkap Diky Candra
Pada program Tasik Gemas (Gerakan Masyaraka Sehat), Pihaknya melaunching Gerakan Peduli Stunting (GPS). Dan akhir Mei mulai menyalurkan makanan tambahan dan susu bagi ibu hamil kekurangan energi kronis (KEK) dan balita gizi kurang. Sedangkan pada program Tasik Pintar, menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah bagi anak dari keluarga kurang mampu, beasiswa untuk 94 mahasiswa berprestasi
Lalu Tasik Religius melalui program strategis dalam memperkuat keagamaan termasuk mencetak generasi qurani di setiap kelurahan. Juga, memberikan insentif 10.973 guru diniyah dan pendidik alquran sebagai penghargaan dalam membina akhlaq dan spiritualitas anak bangsa. “Selain itu, mendorong tata Kelola dana keagamaan yang transparan dan berkeadilan 166 lembaga keagamaan agar penyaluran hibah keagamaan tepat sasaran.” tutur Diky Candra

Pasar Cikurubuk Jadi Episentrum Aktivitas Perdagangan
Selanjutnya Tasik Pelak , merupakan upaya menumbuhkan ekonomi rakyat secara menyeluruh/merata di setiap wilayah dan berlelanjutan. Ia menyebut Cikurubuk akan menjadi episentrum aktifitas perdagagan Tasikmalaya dengan memperbaiki fasilitas pasar dan menata aksesibilitas dan kenyamanan. Langkahnya melalui pemeliharaan 6 ruas jalan dan satu saluran drainase utama. Hal yang sama dengan memperluas ke pasar besi dan pasar burung, Pasar padayungan, Pasar Gegernoong hingga Pasar Indihiang
Berikutnya, menyiapkan pelucuran Koperasi Merah Putih melalui sosialisasi intensif dengan camat dan notaris. Pihaknya ingin memastikan terkait kesiapan regulasi, kelembagaan dan dukungan administrasif. Sehingga koperasi ini menjadi model penguatan ekonomi lokal yang inklusif, legal dan berkelanjutan
“Untuk UMKM, kami telah melatih dan mendorong 300 orang dari keluarga tidak mampu mengikuti pelatihan usaha mikro dan 30 orang digital marketing.” ungkap Diky Candra
Program Ke-5 adalah Tasik malayani , salah satunya menyederhanakan birokrasi dengan melayani Sebanyak 4.672 pelaku usaha. Meluncurkan aplikasi e-puskesmas e-retribusi pasar dan aplikasi Hai_Tasik untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih cepat dan transparan
Kemudian Tasik Nyaman dengan memberikan layanan infrastruktur dasar perkotaan. Pemeliharaan rutin jalan di lima ruas jalan Merdeka, Tamansari, R Jaelani, Mangin dan Jalan Wijayapraja. Serta rehab Jalan HZ mustofa dan lingkar pasar cikurubuk. Membangun sistem untuk memenuhi kebutuhan air minum di Ciangir, mengganti pintu air dan normalisasi serta pemeliharaan saluran irigasi. “Pemeliharaan di 24 lokasi dan 3 sungai (Sungai Cikalang, Cibadodong dan Sungai Cinutdut. Upaya ini untuk mengendalikan Banjir/genangan air.” Jelas Diky Candra
Progaram Ke-7 adalah Tasik Resik . Pemkot telah mengalokasikan 30 kontainer sampah baru dan tiga armada angkut sampah serta menangani 20 dari 40 TPS illegal. Untuk menjaga ruang terbuka hijau serta mengkaji pengelolaan IPAL, pihaknya menjalin Kerjasama dengan Universitas Siliwangi @ad












