Tasikmalaya, Fokus9.com_ KONI Jabar mengapresiasi munculnya pemahaman yang sama sehingga dinamika yang terjadi hasilkan ending yang baik untuk kebesaran olahraga Kota Tasikmalaya. Selain itu, pihaknya menyarankan KONI Kota Tasikmalaya untuk memanggil kembali jika masih ada atlet Kota Tasikmalaya yang membela daerah lain.

“Memanggil mereka sebelum Babak Kualifikasi (BK) PORPROV 2025, sehingga dapat kembali memperkuat Kota Tasikmalaya.” kata Ketua Umum KONI Jawa Barat H. M Budiana, saat mengukuhkan dan melantik Pengurus KONI Kota Tasikmalaya, Senin (28/4/2025).
Ia menyebut atlet cabor Muaythay Kota Tasikmalaya Ridho yang memperkuat kontingen PON Jawa Barat meraih medali emas pada PON Aceh.
Pada pelantikan itu, Walikota Tasikmalaya Viman Alfarizi mengatakan akan mendukung KONI dengan sarana dan prasarana serta sumber daya yang ada. Selama memiliki keyakinan untuk memperbaiki prestasi dan mewujudkan target 10 besar di Jawa Barat dari urutan ke-23 pada PORPROV 2022.
“Mempersiapkan lebih matang, strategi yang cerdas dan mengokohkan mentalitas juara serta kerja keras demi olahraga Kota Tasikmalaya meraih prestasi gemilang.” ujar Viman Alfarizi.

Sementara, Ketua Umum KONI Kota Taikmalaya Anton Suherlan, S.Pd menyampaikan usai pelantikan bahwa KONI siap memajukan olahraga Kota Tasikmalaya. Menurutnya, saat ini KONI menghadapi tantangan bukan saja meningkatkan prestasi atlet tapi juga memperbaiki peringkat pada PORPROV 2026.
“Tahun ini kita harus siap menghadapi Babak Kualifikasi (BK) PORPROV.” ungkap Anton Suherlan yang akan mengawali dari organisasi yang sehat sebelum menuntut cabang olahraga.
Ia menjelaskan pengurus KONI harus mampu menjawab harapan cabor, atlet dan masyarakat serta satukan persamaan untuk meraih prestasi masa depan. Pihaknya menerapkan sistem kinerja dan mengevaluasi bagi yang tidak mampu bekerja karena melibatkan anggaran dari pemerintah.
KONI pun mendapat support anggaran dari Dewan Penyantun (17) untuk memaksimalkan prestasi atlet dengan membangun kepercayaan melalui raihan prestasi. “Saat ini, kita menjalankan dahulu proses pembinaan,” pungkas Anton Suherlan @ad












