Tasikmalaya, Fokus9.com_ Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) menggelar prosesi wisuda ke-13 periode April tahun 2025 di Hotel Grand Metro Kota Tasikmalaya, Rabu (16/4/2025).

Wakil Walikota Tasikmalaya Diky Chandra ikut menghadiri 232 mahasiswa UMTAS dari tiga fakultas dan 15 program studi yang meraih sarjana. “Wisudawan UMTAS tidak lantas meninggalkan Tasikmalaya dan dapat memanfaatkan bekal ilmunya untuk mengoptimalkan segala potensi yang ada di Kota Tasikmalaya.” harap Diky Chandra
Dalam sambutannya Ia memberikan motivasi serta gambaran tentang kondisi dan posisi Kota Tasikmalaya sehingga menyentuh wisudawan untuk bersama membesarkan Tasikmalaya.
Rektor UMTAS Neni Nuraeni, M.Kep,Ns.Sp,Kep.Mat menyatakan bahwa Universitas sudah membekali para wisudawan dengan ijazah, transkip nilai dan kompetensi tambahan.
Ia menekankan pentingnya lulusan UMTAS memiliki profesionalisme di bidangnya dan memberi manfaat positif bagi masyarakat dan sukses di masa depan.

“Seperti Kepala Lembaga Dikti sampaikan, lulusan UMTAS harus dapat menciptakan ruang usaha atau menciptakan lapangan kerja. Bukan sebagai batu loncatan tapi mampu membawa serta memberi ruang bagi tenaga kerja.
Ia menyebut Kemendikti Saintek mengharapkan para wisudawan harus memberi dampak manfaat. Setidaknya, melalui kolaborasi membangun wilayahnya dengan tidak melakukan urbanisasi. “Masih banyak untuk mengolah potensi dan memberdayakan. Salah satunya mengatasi persoalan Kota Tasikmalaya serta memberikan solusi seperti penanganan persoalan sampah,” tuturnya.
Sejak mendapat SK perubahan bentuk dari STIKES menjadi UMTAS (2014), periode April ini merupakan wisuda ke-13 sejak tahun 2015-2025. Dengan tiga Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Keguruan dan Fakultas Teknik, UMTAS membuka 15 program studi/jurusan.
“Tagline kami adalah lokal ke global dengan mengutamakan atau memperkuat lokal,” imbuh Neni Nuraeni
Saat ini, pihaknya mengikuti program penyatuan STIT Muhammadiyah Banjar (naungan Kemenag) dan menunggu Surat Keputusan (SK) nya. “Mengandeng institusi lain untuk perkembangannya. Visitasi dari Kemendikti, menarik dulu ke prodinya (pendidikan) untuk selanjutnya menambah prodi baru dan membangun Fakultas Agama. Kami jadikan Kampus-2 dengan lokasi bangunan antara Tasik-Banjar” ungkapnya @ad












