Tasikmalaya, Fokus9.com_Data pelayanan kesehatan yang benar dan sesungguhnya menjadi bahan pertimbangan terbitnya regulasi untuk mencapai tujuan pembangunan di bidang kesehatan.

“Pengelolaan data tersebut menjadi bahan dasar kebijakan atau mana yang menjadi skala prioritas.” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat pada evaluasi pelaksanaan deteksi dini, preventif dan respon penyakit, rabu (20/11/2024)
Untuk itu, pihaknya meminta Rumah sakit dan Puskesmas untuk melaporkan seluruh data pelayanan kesehatan baik penyakit menular atau tidak menular. Termasuk program pemerintah seperti imunisasi dan lainnya ke Dinas Kesehatan.
Uus Supangat menyampaikan hal tersebut merespon perkembangan signifikan bidang kesehatan yang telah memasuki sistem ketahanan kesehatan.
Dia menyebut implementasi sistem ini pada Integrasi Layanan Primer (ILP). Sehingga pihaknya terus melakukan penguatan-penguatan baik di tingkat puskesmas maupun di tingkat kota. “Termasuk meningkatkan kolaborasi bidang kesehatan dengan bidang lainnya serta seluruh stakeholder,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, kinerja satu tahun Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya mendapat apresiasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.
Meraih Kinerja terbaik Input Aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK) cakupan imunisasi Antigen baru PCV 2 dan imunisasi Baduta lengkap tahun 2023.
Selanjutnya, Kota/Kabupaten terbaik dalam waspada dini dan reson terhadap penyakit yang menimbulkan KLB/wabah. Mencapai target non polio AFP rate dan Discarded Rate (bukan campak bukan rubella) @ad












