BeritaEditorialhistory

Sejarah Singkat Berdirinya Pemerintah Kota Tasikmalaya

×

Sejarah Singkat Berdirinya Pemerintah Kota Tasikmalaya

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, Fokus9.com_Sejarah berdirinya Kota Tasikmalaya sebagai daerah otonom tidak terlepas dari perkembangan Kabupaten Tasikmalaya sebagai daerah Kabupaten induknya

Cikal bakal lahirnya Kota Tasikmalaya dimulai dengan diresmikannya Kota Administratif Tasikmalaya melalui Peraturan Pemerintah (PP) nomor 22 tahun 1976 tanggal 3 November 1976 oleh Menteri Dalam Negeri H. Amir Mahmud pada masa A. Bunyamin menjabat sebagai Bupati Tasikmalaya (1976-1981)

Pada waktu yang sama dilantik pula Walikota Administratif pertama Drs. H. Oman Roosman oleh Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Barat H. Aang Kunaefi

Pada awal pembentukannya, wilayah Kota Administratif Tasikmalaya meliputi 3 Kecamatan (Cipedes, Tawang dan Cihideung) dengan 15 desa (status selanjutnya diubah menjadi kelurahan)

Menjelang terbentuknya pemerintah Kota Tasikmalaya, jabatan Walikotatif Tasikmalaya dijabat oleh H. Oman Roosman (1976-1985), H. Yeng DS. Partawinata, SH (1985-1989), Drs. R.Y. Wahyu (1989-1992), H. Edi Hardhiana (1992-1999) dan Drs. H. Bubun Bunyamin yang menjabat walikotatif dari tahun 1999 sampai dengan tahun 2021

Melalui keputusan bersama Bupati Tasikmalaya H. Suljana WH dan pimpinan DPRD Kabupaten Tasikmalaya nomor 131/Kep-194.TAPEM/2000 dan nomor 24 tahun 2000 tanggal 4 Agustus 2000 dengan ketua H. Yeng DS. Partawinata, SH dirintislah pembentukan Kota Tasikmalaya (peningkatan status Kota Administratif Tasikmalaya menjadi Kota Tasikmalaya)

Akhirnya, dibawah pimpinan Bupati Tasikmalaya H. Tatang Farhanul Hakim berdasarkan UU nomor 10 tahun 2001 tentang pembentukan Kota Tasikmalaya, tanggal 17 Oktober 2001 Kota Tasikmalaya diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri Hari Sabarno atas nama Presiden RI di Jakarta bersama-sama dengan Kota Lhokseumawe, Langsa, Padangsidempuan, Lubuk linggau, Prabumulih, Pager Alam, Tanjung Pinang, Cimahi, Batu, Singkawang dan Kota Bau Bau

Pada tanggal 18 Oktober 2001, Drs. H. Wahyu Suradiharja dilantik sebagai Pj. Walikota Tasikmalaya oleh Gubernur Jawa Barat R. Nuriana di Gedung Sate Bandung

Sesuai UU nomor 10/2001, Kota Tasikmalaya memiliki wilayah administratif seluas 18.271 hektar terdiri dari 8 Kecamatan dengan 15 kelurahan dan 54 desa ; Kecamatan Tawang (5 kelurahan), Cihideung (6 kelurahan), Cipedes (4 kelurahan), Indihiang (13 desa), Kawalu (10 desa), Cibeureum (15 desa), Mangkubumi (8 desa) dan Kecamatan Tamansari (8 desa)

Sebagai alat kelengkapan, Lembaga Legislatif menjadi salah satu syarat pemerintah daerah otonom. Melalui SK nomor 133/2001 tanggal 13 Desember 2001, KPU membentuk Panitia Pengisian Keanggotaan (PPK) DPRD Kota Tasikmalaya dengan proses dan tahapan yang cukup panjang

Pengangkatan anggota DPRD Kota Tasikmalaya disahkan melalui Keputusan Gubernur Jawa Barat nomor 171/KEP.380/DEKON/2002 tanggal 26 April 2002. Selanjutnya pada tanggal 30 April 2002 untuk pertama kalinya diresmikan keanggotaan DPRD Kota Tasikmalaya

Gedung DPRD Kota Tasikmalaya bertempat di Gedung Kusumah (samping STHG kelurahan Tuguraja Kecamatan Cihideung) mulai tahun 2002-2004. Tahun 2004, pindah ke Jalan RE Martadinata no. 334 Kelurahan Panyingkiran Kecamatan Indihiang sampai sekarang (2024)

Untuk pertama kalinya, Kota Tasikmalaya memiliki Walikota dan Wakil Walikota definitif Drs. H. Bubun Bunyamin dan Drs. H. Syarif Hidayat, M.Si untuk periode 2002-2007 hasil pemilihan yang dilaksanakan DPRD Kota Tasikmalaya dan dilantik tanggal 14 Nopember 2002 oleh Gubernur Jawa Barat R. Nuriana di Gedung DPRD Kota Tasikmalaya

Tahun 2003, Undang-undang Nomor 10 tahun 2001 tentang pembentukan Kota Tasikmalaya ditindaklanjuti dengan Peraturan Daerah (Perda) nomor 9 tahun 2003 tentang hari jadi Kota Tasikmalaya yang menempatkan tanggal 17 Oktober sebagai Hari Jadi Kota Tasikmalaya

Sebagai pusat penyelenggaraan pemerintahan, dipakai Gedung Bale Wiwitan jalan Noenoeng Tisnasaputra no 5 dan pada tahun 2006 pindah ke Balekota Tasikmalaya jalan Letnan Harun nomor 1 sampai dengan sekarang (2024, red)

Tahun 2007, untuk pertama kalinya secara langsung dilaksanakan Pilkada Kota Tasikmalaya tanggal 7 September 2007 dengan H. Syarif Hidayat, M.Si dan Ir. Dede Sudrajat, MP sebagai walikota dan wakil walikota terpilih periode 2007-2012 yang dilantik 14 Nopember 2007

Pada tahun 2008, dilaksanakan pembentukan Kecamatan Bungursari (pemekaran dari Kecamatan Indihiang) dan Kecamatan Purbaratu (pemekaran dari Kecamatan Cibeureum) berdasarkan Perda nomor 6 tahun 2008 termasuk perubahan status desa menjadi kelurahan

Dengan demikian saat ini wilayah Kota Tasikmalaya terdiri dari 10 Kecamatan dan 69 Kelurahan dengan batas daerah terdelinisasi menjadi seluas 18.442 hektar

Tahun 2012 Pilkada Kota Tasikmalaya kembali diselenggarakan tanggal 9 Juli 2012 dengan terpilihnya Drs. H. Budi Budiman dan Ir. H. Dede Sudrajat, MP sebagai walikota dan wakil walikota periode 2012-2017 dan dilantik pada 14 Nopember 2012

Sejak tanggal 28 Oktober 2016 sampai 11 Februari 2017, Kota Tasikmalaya dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Tasikmalaya Dr. H. Abas Basari, M.Si, Kepala Biro Pemerintahan Umum Setda Provinsi Jawa Barat (Keputusan Mendagri No 131.32-9985 tanggal 24 Oktober 2016)_(selama walikota dan wakil walikota Tasikmalaya menjalankan cuti diluar tanggungan negara untuk melaksanakan kampanye serentak tahun 2017)

Tanggal 5 Februari 2017, Pilkada Kota Tasikmalaya kembali dilaksanakan dimana terpilih Drs. H. Budi Budiman sebagai walikota dan H. Muhammad Yusuf sebagai wakil walikota untuk periode 2017-2022 dimana keduanya dilantik tanggal 14 Nopember 2017 (sumber ; Panitia Kegiatan Peringatan hari Jadi Kota Tasikmalaya)

Pada tanggal 10 September 2021 H. Muhammad Yusuf dilantik sebagai Walikota Tasikmalaya sisa masa jabatan 2021-2022 setelah menjalankan tugasnya sebagai Pelaksana tugas (Plt) Walikota Tasikmalaya karena Walikota Tasikmalaya Drs. H. Budi Budiman tanggal 26 April 2019 tersangkut masalah hukum oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Dengan diberlakukannya Pemilu serentak secara nasional yang dilaksanakan tahun 2024, sejak tahun 2022-2024 Kota Tasikmalaya dipimpin Penjabat (Pj) Walikota Dr. Cheka Virgowansyah, S.STP, ME hingga November 2024 @ad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news-1701

yakinjp

yakinjp

maujp

MAUJP

MAUJP

MAUJP

article 48666670301

article 48666670302

article 48666670303

article 48666670304

article 48666670305

article 48666670306

article 48666670307

article 48666670308

article 48666670309

article 48666670310

article 48666670311

article 48666670312

article 48666670313

article 48666670314

article 48666670315

article 48666670316

article 48666670317

article 48666670318

article 48666670319

article 48666670320

article 48666670321

article 48666670322

article 48666670323

article 48666670324

article 48666670325

article 48666670326

article 48666670327

article 48666670328

article 48666670329

article 48666670330

article 48666670331

article 48666670332

article 48666670333

article 48666670334

article 48666670335

article 48666670336

article 48666670337

article 48666670338

article 48666670339

article 48666670340

article 48666670341

article 48666670342

article 48666670343

article 48666670344

article 48666670345

article 48666670346

article 48666670347

article 48666670348

article 48666670349

article 48666670350

article 48666670351

article 48666670352

article 48666670353

article 48666670354

article 48666670355

article 48666670356

article 48666670357

article 48666670358

article 48666670359

article 48666670360

noticias 000000031

noticias 000000032

noticias 000000033

noticias 000000034

noticias 000000035

noticias 000000036

noticias 000000037

noticias 000000038

noticias 000000039

noticias 000000040

noticias 000000041

noticias 000000042

noticias 000000043

noticias 000000044

noticias 000000045

noticias 000000046

noticias 000000047

noticias 000000048

noticias 000000049

noticias 000000050

noticias 000000051

noticias 000000052

noticias 000000053

noticias 000000054

noticias 000000055

noticias 000000056

noticias 000000057

noticias 000000058

noticias 000000059

noticias 000000060

noticias 000000061

noticias 000000062

noticias 000000063

noticias 000000064

noticias 000000065

noticias 000000066

noticias 000000067

noticias 000000068

noticias 000000069

noticias 000000070

noticias 000000071

noticias 000000072

noticias 000000073

noticias 000000074

noticias 000000075

noticias 000000076

noticias 000000077

noticias 000000078

noticias 000000079

noticias 000000080

noticias 000000081

noticias 000000082

noticias 000000083

noticias 000000084

noticias 000000085

noticias 000000086

noticias 000000087

noticias 000000088

noticias 000000089

noticias 000000090

noticias 000000091

noticias 000000092

noticias 000000093

noticias 000000094

noticias 000000095

noticias 000000096

noticias 000000097

noticias 000000098

noticias 000000099

noticias 000000100

noticias 000000101

noticias 000000102

noticias 000000103

noticias 000000104

noticias 000000105

noticias 000000106

noticias 000000107

noticias 000000108

noticias 000000109

noticias 000000110

noticias 000000111

noticias 000000112

noticias 000000113

noticias 000000114

noticias 000000115

noticias 000000116

noticias 000000117

noticias 000000118

noticias 000000119

noticias 000000120

komunitas praya menyoroti perubahan pembahasan putaran gratis mahjong ways

selong tren diskusi mahjong wins tengah munculnya game digital baru

kreator konten tanjung mengangkat cerita perkembangan mahjong ways media sosial

sumbawa besar membahas tiga elemen visual mahjong wins 3 ubin emas naga scatter

komunitas digital semarang menelaah pengaruh animasi terhadap identitas game mahjong modern

yogyakarta menjadi sorotan diskusi perpaduan tradisi asia teknologi game

pengamat surabaya mengulas perubahan gaya ilustrasi seri mahjong digital

makassar membahas peran komunitas online menyebarkan tren konten mahjong

medan hingga palembang perbedaan perspektif penggemar terhadap visual mahjong ways

denpasar menyoroti perkembangan narasi budaya asia desain game mahjong kontemporer

sweet bonanza kabupaten pangkajene kepulauan mengenal mekanisme fitur putaran gratis

gates of olympus kabupaten muara enim perpaduan kisah mitologi teknologi animasi modern

lucky neko kota langsa cara simbol tradisional menyesuaikan diri selera generasi digital

wild bandito mahjong ways kabupaten garut perbandingan dua karakter visual berbeda

warga kabupaten lebak mengkaji cara membedakan klaim permainan informasi memiliki bukti

mahjong wins kota tanjungbalai menelaah fungsi simbol membentuk pengalaman visual

mengapa efek cahaya sering muncul fitur bonus pengamatan kabupaten tapanuli utara

lucky neko kabupaten hulu sungai selatan kombinasi karakter animasi ornamen bernuansa emas

gates of olympus kabupaten aceh besar memahami konsep peluang tanpa bergantung ramalan

sweet bonanza kota gorontalo menelusuri peran desain ceria membentuk identitas game

wild bandito kabupaten halmahera utara eksplorasi tema petualangan format interaktif

mahjong pgsoft kabupaten musi banyuasin perubahan pengalaman pengguna saat bermain melalui layar ponsel

princess starlight kota palangka raya mengulas fungsi cahaya elemen penceritaan

lucky neko sweet bonanza perbedaan pendekatan warna membangun identitas desain

warga kabupaten ende menelusuri pengaruh cerita budaya terhadap pembentukan karakter game digital

mengapa pemain lebih mudah mengingat kemenangan besar penjelasan bias ingatan kota madiun

bukan hanya hiburan warga kabupaten bekasi membahas pentingnya memahami batas pengeluaran digital

mahjong ways kabupaten magetan contoh memahami fenomena ilusi pola hasil acak

gates of olympus kota pagar alam menguraikan kesalahpahaman prediksi hasil permainan

warga kabupaten flores timur mengamati pengaruh notifikasi terhadap perhatian pengguna ponsel

sweet bonanza kota sukabumi membahas perbedaan ekspektasi pengguna peluang

wild bandito mahjong wins mengapa perbedaan desain bisa menarik kelompok pengguna beragam

lucky neko kabupaten tanah laut mengkaji simbol keberuntungan perspektif lintas budaya

literasi digital kabupaten sumbawa memahami rtp agar tidak terjebak penafsiran keliru

princess starlight kota tegal menelaah kontribusi tokoh pengalaman hiburan interaktif

article 88666670351

article 88666670352

article 88666670353

article 88666670354

article 88666670355

article 88666670356

article 88666670357

article 88666670358

article 88666670359

article 88666670360

article 88666670361

article 88666670362

article 88666670363

article 88666670364

article 88666670365

article 88666670366

article 88666670367

article 88666670368

article 88666670369

article 88666670370

informasi terbaru kabupaten belu 00000021

informasi terbaru kabupaten belu 00000022

informasi terbaru kabupaten belu 00000023

informasi terbaru kabupaten belu 00000024

informasi terbaru kabupaten belu 00000025

informasi terbaru kabupaten belu 00000026

informasi terbaru kabupaten belu 00000027

informasi terbaru kabupaten belu 00000028

informasi terbaru kabupaten belu 00000029

informasi terbaru kabupaten belu 00000030

informasi terbaru kabupaten belu 00000031

informasi terbaru kabupaten belu 00000032

informasi terbaru kabupaten belu 00000033

informasi terbaru kabupaten belu 00000034

informasi terbaru kabupaten belu 00000035

informasi terbaru kabupaten belu 00000036

informasi terbaru kabupaten belu 00000037

informasi terbaru kabupaten belu 00000038

informasi terbaru kabupaten belu 00000039

informasi terbaru kabupaten belu 00000040

informasi terbaru kabupaten belu 00000041

informasi terbaru kabupaten belu 00000042

informasi terbaru kabupaten belu 00000043

informasi terbaru kabupaten belu 00000044

informasi terbaru kabupaten belu 00000045

informasi terbaru kabupaten belu 00000046

informasi terbaru kabupaten belu 00000047

informasi terbaru kabupaten belu 00000048

informasi terbaru kabupaten belu 00000049

informasi terbaru kabupaten belu 00000050

informasi terbaru kabupaten belu 00000051

informasi terbaru kabupaten belu 00000052

informasi terbaru kabupaten belu 00000053

informasi terbaru kabupaten belu 00000054

informasi terbaru kabupaten belu 00000055

informasi terbaru kabupaten belu 00000056

informasi terbaru kabupaten belu 00000057

informasi terbaru kabupaten belu 00000058

informasi terbaru kabupaten belu 00000059

informasi terbaru kabupaten belu 00000060

informasi terbaru kabupaten belu 00000061

informasi terbaru kabupaten belu 00000062

informasi terbaru kabupaten belu 00000063

informasi terbaru kabupaten belu 00000064

informasi terbaru kabupaten belu 00000065

informasi terbaru kabupaten belu 00000066

informasi terbaru kabupaten belu 00000067

informasi terbaru kabupaten belu 00000068

informasi terbaru kabupaten belu 00000069

informasi terbaru kabupaten belu 00000070

informasi terbaru kabupaten belu 00000071

informasi terbaru kabupaten belu 00000072

informasi terbaru kabupaten belu 00000073

informasi terbaru kabupaten belu 00000074

informasi terbaru kabupaten belu 00000075

informasi terbaru kabupaten belu 00000076

informasi terbaru kabupaten belu 00000077

informasi terbaru kabupaten belu 00000078

informasi terbaru kabupaten belu 00000079

informasi terbaru kabupaten belu 00000080

news-1701