Tasikmalaya, Fokus9.com
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya akhirnya membongkar bangunan eks Terminal Cilembang Kota Tasikmalaya disaksikan banyak kalangan dari pejabat Pemkot dan Pemkab Tasikmalaya, tokoh agama dan masyarakat umum dengan pengawalan ketat aparat keamanan gabungan, selasa (21/11/2023) sore

Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto secara langsung melakukan simbolis pembongkaran bangunan eks Terminal Cilembang aset Pemkab yang berada di Kota Tasikmalaya dengan menggunakan alat berat dan menyatakan setelah selesai diratakan, kawasan ini akan dinyatakan ditutup
Dia membenarkan dasar pembongkaran kawasan ini karena dinilai banyak negatifnya ketimbang sisi positif sehingga mengganggu hubungan antar masyarakat yang berpotensi memicu konflik di kawasan terbengkalai seluas 24.710 meter persegi itu setelah Pemkot Tasikmalaya memindahkan terminal ke Indihiang
Sejak kawasan ini dibiarkan kosong, dalam beberapa tahun terakhir muncul indikasi menjadi sarang maksiat ; praktek prostitusi, penjualan miras dan penyakit masyarakat lainnya. Terbaru ditemukan fakta terdapat penjualan daging anjing yang menuai reaksi keras alim ulama dan forum ormas islam serta masyarakat
“Kedepan, tentu akan kami manfaatkan bagaimana kawasan ini bisa memberi manfaat untuk Pemkab Tasikmalaya dan manfaat sosialnya untuk Pemkot Tasik dan memastikan kami akan memperhatikan RDTR yang disusun Pemkot di kawasan ini,” kata Ade Sugianto didampingi Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi
Dijelaskan, sejauh ini sudah ada dua (2) investor yang telah memberikan penawaran kerjasama terkait pemanfaatan kawasan eks Terminal Cilembang, salah satunya mau membuat fasilitas olahraga, namun saat ini pihaknya belum memutuskan
Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi menyatakan secara prinsip setuju dengan adanya penataan dan pembongkaran kawasan ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan menunggu usulan dari Pemkab Tasikmalaya untuk langkah pemanfaatan ke depan
Menurutnya, lahan eks Terminal Cilembang ini bisa dimaksimalkan, baik secara ekonomi ataupun bermanfaat secara sosial dengan menjadi pusat kegiatan masyarakat yang bermanfaat
“Mungkin saja menjadi sarana olahraga tetapi bisa juga untuk bisnis center, pusat kuliner, informasi UMKM tentang usaha di Kabupaten Tasikmalaya. Diharapkan pemanfaatan kedepan harus juga menjadi momentum untuk peningkatan PAD,” ujarnya @ Ayi Darajat












