Tasikmalaya, Fokus9.com
Setelah hampir tiga tahun dilaksanakan secara daring akibat Pandemi Covid-19, Dinas Pendidikan dan Igornas kembali menyelenggarakan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kota Tasikmalaya yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah di Stadion Wiradadaha, selasa (13/6/2023)

“Seluruh potensi termasuk olahraga harus dikembangkan secara optimal ke arah yang lebih maju. O2SN merupakan salah satu langkah dalam meningkatkan apresiasi terhadap olahraga,” sambut Sekretaris Daerah yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I) Reza Setiawan
Menurutnya, olahraga merupakan Aset pemerintah yang harus dijaga dan di tumbuh kembangkan sekaligus untuk memupuk sumber daya manusia di bidang olahraga khususnya di Kota Tasikmalaya
Untuk itu, penyelenggaan program kegiatan O2SN perlu ditingkatkan sebagai bahan evaluasi terhadap potensi-potensi olahraga yang ada di Kota Tasikmalaya

Pada kesempatan itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya H. Nanang Suhara, S,Pd, MM mengatakan bahwa O2SN merupakan wahana bagi siswa untuk mengimplementasikan hasil kegiatan pembelajaran dalam rangka meningkatkan kesehatan jasmani dan daya kreativitas
Dijelaskannya, O2SN tahun 2023 akan diikuti perwakilan jenjang Sekolah Dasar (SD) 10 Kecamatan, 23 jenjang SMP se-Kota Tasikmalaya dan SMA se-Kota Tasikmalaya dengan jumlah 1132 atlet yang akan bertanding di 8 cabang olahraga
“Enam (6) cabor akan berlanjut hingga Nasional diantaranya : Pencak Silat, Karate, Renang, Bulutangkis, Senam dan Atletik sedangkan dua (2) cabor hanya di tingkat Kota Tasikmalaya yaitu Taekwondo dan Sepakbola,” ungkapnya
Sementara, Ketua Igornas Kota Tasikmalaya Dodi Jaenudin (Odoy) optimis Atletik, silat dan renang masuk ke tingkat provinsi dan dapat ‘berbicara’ di tingkat nasional. Pihaknya berharap ada penambahan quota cabor yang merupakan ekstra kulikuler di sekolah untuk dapat dipertandingkan sampai tingkat kota
Untuk langkah antisipatif, guru olah raga di dorong untuk multifungsi selain mengajar dapat membimbing dan membina atlet usia dini untuk persiapan kualitas atlet di POPDA maupun PORDA khususnya untuk kelompok umur yang sebelumnya akan dikoordinasikan dengan KONI untuk dibina di induk cabor
Dengan Jargon “Berkualitas, sportivitas tanpa batas, luar biasa!” pihaknya berharap lahir potensi atlet yang berkualitas dengan sportivitas tinggi atas apa yang diraihnya. “Atlet berprestasi dapat mendukung ke jenjang sekolah yang lebih tinggi melalui sertifikat prestasi yang diraihnya,” ujar Dodi Jaenudin memotivasi @ Ayi Darajat
ad/ad












