Tasikmalaya, Fokus9.com
Ratusan aparatur perangkat desa se-Kabupaten Tasikmalaya yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) melakukan aksi demontrasi menuntut janji Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto untuk segera mengeluarkan regulasi libur kerja pada hari sabtu dan peningkatan kesejahteraan dari yang mereka diterima saat ini, rabu (17/5/2023)

Ketua PPDI Kabupaten Tasikmalaya Nanang Sarifudin mengatakan bahwa hal ini dilakukan PPDI karena sebelumnya Bupati Tasikmalaya pernah mengutarakan untuk meliburkan aktivitas pemerintahan desa pada hari sabtu saat Kemah Bakti PPDI di Karaha Bodas kecamatan Kadipaten pada Oktober 2022, namun tidak ada kelanjutannya
“Perkataan itu bahkan tersimpan dalam rekaman sebagai komitmen Bupati Tasikmalaya dengan menyebutkan ‘Sabtu Reureuh” bagi aparat desa. Namun kenyataan hingga Mei 2023 para aparat desa tetap masuk kantor,” ungkap Nanang
Disamping meminta libur pada hari Sabtu dengan diterbitkannya peraturan Bupati (Perbup), PPDI juga menuntut kesejahteraan yang memadai (Saku meujeuh) dengan hapapan adanya kenaikan gaji atau ada tunjangan mengingat kinerja pelayanan aparat desa terhadap masyarakat kadang selama 24 jam
Sekdes Cibatuireng Kecamatan Cipatujah Asep Suhendar menilai Bupati tidak komitmen terhadap ucapannya. Jika janjinya tidak direalisasikan bukan tidak mungkin akan berdampak pada raihan suara petahana pada Pemilu serentak 2024
Pada kesempatan itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya Nana Heryana mengatakan bahwa aspirasi PPDI sudah ditindaklanjuti dan surat keputusannya (SK atau Perbup) segera ditandatangani Bupati Tasikmalaya yang saat ini sedang ada tugas di Jakarta
“Bupati sudah setuju dan segera dituangkan dalam SK pelaksanaan 5 hari kerja dari Senin hingga Jumat. Saya sebagai jaminannya. Kalau saya bohong dan tidak ditandatangani bisa tuntut saya,” ujarnya
Sebelumnya, Gedung Bupati ‘dibanjiri’ aksi demo dari masyarakat Desa Sirnajaya Kecamatan Sukaraja dan Desa Barumekar Kecamatan Parung Ponteng, selasa (16/5/2023) yang mendesak perbaikan jalan Abdul Muis yang puluhan tahun tak kunjung diperbaiki
ad/ad












