Tasikmalaya, Fokus9.com
Pendidikan yang menuntun bakat, minat dan potensi peserta didik agar mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya sebagai manusia dan anggota masyarakat sesuai cita-cita luhur Ki Hajar Dewantara terus dilakukan pemerintah khususnya melalui flatform ‘Merdeka Belajar’

Aktivitas pembelajaran dinilai secara holistik oleh gurunya sendiri, menggunakan Asesmen Nasional di platform rapor pendidikan bagi kepala sekolah dan kepala daerah untuk memonitor dan melakukan perbaikan kualitas layanan pendidikannya
Selain itu, para guru bebas berinovasi di kelas dengan hadirnya Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran mendalam untuk mengembangkan karakter dan kompetensi. Juga seleksi masuk perguruan negeri yang fokus pada mengukur kemampuan literasi dan bernalar
“Bagaimana implementasi kurikulum Merdeka Belajar sehingga lebih efektif mengeksplor kemampuan dari peserta didik. Bukan hanya merdeka belajar tapi juga memerdekakan,” ungkap Pj. Walikota Tasikmalaya DR. Cheka Virgowansyah usai Upacara Hari Pendidikan Nasional di halaman Balekota Tasikmalaya, selasa (2/5/2023)
Namun, kekurangan guru yang hampir mencapai 400 orang di Kota Tasikmalaya menjadi kendala dalam mengimplementasikan merdeka belajar karena keterbatasan anggaran untuk mengangkat mereka (guru). Salah satu prioritas, terang Cheka Pemkot akan mengusulkan formasi terlebih dahulu PPPK untuk para guru agar anak didik dapat terlayani
Kekurangan tenaga pengajar (guru) ini, menurut Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Muslim harus menjadi perhatian utama dalam mencetak generasi penerus di kemudian hari. Sedangkan terkait anggaraan, Dia mengatakan bukan persoalan karena sudah lebih dari 20%
“Bukan kualitas guru yang jelek, tapi kekurangan tenaga guru SD dan SMP. Harus menjadi perhatian ; apakah melalui PPPK atau seperti apa. Intinya harus didukung tenaga pengajar agar maksimal. Untuk anggaran sangat didukung sekali,” ungkapnya
Selain itu, Dia menyoroti terkait soliditas antara guru, Dinas Pendidikan dan yang ikut berkecimpung di dunia pendidikan untuk dapat ditingkatkan dan dijaga. Hal ini dilakukan agar semua anak bangsa merasakan kemerdekaan yang sebenar-benarnya dalam belajar dan bercita-cita
ad/ad












