Tasikmalaya, Fokus9.com_Program Makan Bergizi Gratis merupakan pengungkit yang efektif untuk Percepatan penurunan Stunting. Kedua program ini mempunyai irisan yang sama terutama pada sasaran yang sama.

“Program makan bergizi gratis membantu pemenuhan gizi bagi ibu hamil, balita, dan anak-anak sehingga meningkatkan kualitas SDM Indonesia.” kata Ketua DPD Partai Gerinda Jawa Barat H. Amir Mahpud.
Menurutnya, program ini merupakan investasi penting untuk pengembangan SDM dan mengatasi kekurangan gizi di berbagai lapisan masyarakat.
Hal ini menyangkut Stategi Nasional Pencegahan dan Penurunan Stunting (P3S) yang menjadi arah kebijakan pelaksanaan P3S tahun 2025 -2029.
“Kami sudah melakukan langkah pencegahan dan penurunan stunting melalui istri-istri anggota fraksi Gerindra (P2G) sebelum pencalonan Pilkada.” ungkap Amir Mahpud usai lari pagi di Soto Didi, senin (25/11/2024)

Program Presiden Prabowo ini akan menyasar 17 juta penerima manfaat, dengan anggaran sebesar Rp 51,53 triliun. Ini termasuk ibu hamil, balita, siswa SD hingga SMA, serta santri di pesantren.
Sementara, pensiunan PNS dari RSUD dr. Soekardjo Nandang mendukung serta memberi saran terkait kedua program strategis nasional tersebut.
” Program Makan bergizi gratis serta upaya pencegahan dan penurunan stunting mesti ada ahli gizi yang mendampingi. Agar tepat hasil dan tepat sasaran,” ujar Nandang
Untuk itu, pihaknya bersama persatuan ahli gizi (Persagi) Kota Tasikmalaya mengusulkan untuk melakukan kolaborasi dengan yang menerima mandat program. @ad












