Tasikmalaya, Fokus9.com
Peringatan Hari jadi Kabupaten Tasikmalaya dapat dimaknai sebagai tonggak untuk memperbaharui semangat mengabdi yang relevan dengan tuntutan dan kebutuhan rakyat
Disadari, rakyat Kabupaten Tasikmalaya memiliki harapan yang besar ingin menjadi lebih sejahtera, pendidikan dan keamanan lebih terjamin, cerdas, keluarga sehat serta beribadah tenang dan sejumlah harapan lainnya
Sejalan dengan tema Walagri Bagja Waluya, DPRD mendorong Bupati Tasikmalaya sebagai pimpinan pemerintahan daerah untuk terus dapat merealisasikan kebijakan yang konsisten memperjuangkan kehendak rakyat dengan memperhatikan berbagai kebutuhan yang diperlukan dalam rangka menuju kualitas kehidupan yang lebih baik

“Dalam kontek ini, DPRD akan terus memposisikan diri sebagai mitra kerja yang tetap kritis, memberikan sumbangan yang konstruktif demi peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik,” kata Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi pada Rapat Paripurna Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-391 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tasikmalaya, rabu (26/7/2023)
Pada kesempatan tersebut, selain keberhasilan yang telah dicapai di bidang pertanian dan capaian lainnya, Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto memberikan beberapa cacatan yang harus dilaksanakan oleh semua pihak dimana masih terdapat kemiskinan ekstrim dan tingginya angka stunting serta kondisi infrastruktur
“Berdasarkan survey status gizi Indonesia, kabupaten Tasikmalaya pada tahun 2021 di angka 24,4 dan naik pada tahun 2022 di angka 27,5. Dibutuhkan rembug dan kerja keras semua pihak untuk dapat mengatasi persoalan tersebut,” ujarnya
Terkait infrastruktur, jalan yang rusak di Kabupaten Tasikmalaya masih diatas 30 persen yang harus diperbaiki ditengah kesulitan kemampuan dan penganggaran. Ditambah adanya pengaturan pengganggaran dari kebijakan pusat dimana DAU hanya diarahkan pada empat bidang ; Infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan P3

Sementara, Kepala Biro pemerintah dan Otonomi Daerah Provinsi Jabar Yulia Dewita berharap hari jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-391 dijadikan momentum untuk mewujudkan masyarakat yang semakin sehat, penuh dengan semangat serta harapan sebagaimana tema hari jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-392 “Walagri Bagja Waluya”
Menurutnya, Kabupaten Tasikmalaya memiliki potensi peluang sekaligus tantangan yang besar dalam melaksanakan pembangunan untuk mewujudkan Kabupaten Tasikmalaya yang religius berdaya saing dan sejahtera serta berkelanjutan
Sebagai bagian dari ekosistem dunia, Kabupaten Tasikmalaya harus bersiap terhadap tiga guncangan (Disrupsi) termasuk penanganan pandemi Covid-19 yang berubah status menjadi endemi
Tantangan disrupsi lainnya adalah Desrupsi digital (revolusi industri 4.0) untuk dilakukan adaptasi dan diakselerasi dengan kecepatan teknologi, kepintaran buatan (IA), robotik hingga internet optik yang telah merubah tatanan kehidupan sehari-hari di semua sendi kehidupan
Tantangan ketiga adalah global warming (pemanasan global) akibat suhu bumi naik ke permukaan dimana dalam 35-50 tahun terakhir banyak kota-kota pesisir di Indonesia akan terendam permanen oleh air laut termasuk diantaranya pantai utara Jawa Barat yang saat ini sudah hilang sekitar 700 hektar lahan yang awalnya daratan sudah berubah menjadi lautan @ Ayi Darajat
ad/ad












