Tasikmalaya, fokus9.com
Acara halalbihalal yang diinisiasi Pemkab Tasikmalaya dan dihelat di Stadion Wiradadaha Kota Tasikmalaya bersama Pemkot Tasikmalaya, diwarnai aksi unjuk rasa puluhan aktivis mahasiswa, rabu (3/5/2023)

Mereka berusaha merangsek masuk ke dalam stadion tempat digelarnya kegiatan silaturahmi dua pemerintah daerah ini dan ingin menyampaikan secara langsung aspirasi mereka terkait Hari Buruh dan Hari Pendidikan Nasional
Aksi mereka dihalau aparat keamanan sehingga memancing kericuhan serta sempat terjadi aksi dorong. Para demonstran memilih berorasi di luar stadion sambil membakar ban dan banner acara ; mereka menyatakan Pj Walikota dan Bupati telah gagal membenahi masalah buruh dan guru (mensejahterakan masyarakat dan membenahi masalah pendidikan)
Sementara, acara halal bihalal salah satunya diisi romantisme sejarah antara daerah induk (Kabupaten Tasikmalaya) dan daerah pemekarannya (Kota Tasikmalaya) termasuk proses pemisahan antara Kabupaten dan Kota Tasikmalaya yang disampaikan mantan Bupati Tasikmalaya Tatang Farhanul Hakim

“Pemekaran Tasikmalaya adalah good wil nya Kabupaten Tasikmalaya dalam upaya peningkatan pelayanan publik demi kesejahteraan masyarakat. Juga, merupakan bagian dari strategi pembangunan,” kata Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto
Halalbihalal dengan tema “Ngaraketkeun duduluran, muguhken garapan, makarya babarengan pikeun rahayat Tasikmalaya” ini diharapkan Bupati untuk bersama memikirkan peningkatan sumber daya maupun perjalanan panjang Tasikmalaya agar Tasikmalaya tidak terkotak kotak

“Langkah selanjutnya adalah sinergi dan berkolaborasi,” ujar Ade saat disinggung terkait salah satunya aset di Kota Tasikmalaya yang masih menjadi milik Pemkab Tasikmalaya
Hal ini erat kaitannya dengan Kota Tasikmalaya yang sedang menata kota dengan sarana prasarana yang masih kurang sehingga ada solusi dengan aset yang dimiliki Pemkab untuk digunakan Pemkot ; solusi kemacetan, ketertiban sekaligus ada sektor ekonomi yang bisa dibantu /dikelola pemkab
Kecuali, Pendopo lama yang tidak bisa diusik karena akan dijadikan Heritage Tasikmalaya untuk selanjutnya akan diserahkan ke Balai Arkeologi Nasional untuk dapat diurus dan diwariskan sebagai Musium Tasikmalaya yang akan diketahui generasi mendatang
Pada kesempatan tersebut, Pj Wali Kota Taaikmalaya Cheka Virgowansyah mengaku akan lebih meningkatkan kolaborasi dengan Pemkab Tasikmalaya dan mengibaratkan anak dengan ibunya untuk bersama membangun Tasikmalaya
ad/ad












