Tasikmalaya, Fokus9.com_Pasca Pemilu 2024, sikap politik PKS berdasarkan hasil rapat permusyawaratan Majelis Syuro PKS diputuskan untuk mendorong penyelesaian di Mahkamah Konstitusi (MK) dimana beberapa lawyernya berada di kubu Anies-Muhaemin (01) serta mengupayakan bergulirnya hak angket di DPR

“PKS ingin siapapun yang nantinya terpilih dalam kepemimpinan nasional adalah mereka yang sudah tidak punya masalah,” kata Wakil Ketua Majelis Syura PKS H.M Sohibul Iman, Ph.D usai Konsolidasi dan Halal Bihalal PKS di Ibadurahman Hall Centre Kota Tasikmalaya, sabtu (20/4/2024)
Dia tidak menampik sudah ada ajakan/membangun komunikasi dari pihak 02 melalui Prabowo yang berkeinginan merangkul semua partai untuk berkoalisi, namun semua dikembalikan ke Majelis Syura yang saat ini fokus pada dua amanat keputusan pasca Pemilu tersebut
Kenaikan 1,2 juta pemilih PKS pada Pemilu 2024, akan berdampak case by case tiap daerah tertentu. Kota Tasikmalaya yang menambah suara pemilih PKS sebanyak 14 ribu suara (menambah 1 kursi di DPRD) berpeluang menjadi wakil pimpinan DPRD yang tentunya akan dinilai oleh koalisi
Begitu juga di Jawa Barat, konstelasi politik intens berkomunikasi dengan partai-partai lain dimana PKS memunculkan tiga nama yang digadang-gadang menjadi Gubernur seperti Presiden PKS H. Ahmad Syaikhu, Ketua DPW PKS Jabar DR. Haru Suandharu, M.Si serta Ibu Nety Heryawan yang pendaftarannya akan dilaksanakan Agustus mendatang

Baca Juga : Kandidat Untuk Pilkada 2024, PKS Kunci Pada Dua Pilihan Kader
Terkait Pilkada Kota Tasikmalaya, Ketua DPW PKS Jawa Barat DR. Haru Suandharu, M.S menambahkan peningkatan suara di Kota Tasikmalaya seperti yang sudah diketahui bersama mengusulkan dua nama yang yang sedang dikaji DPP untuk kemudian direkomendasi satu orang untuk jadi calon walikota
“Kita berharap posisinya walikota dahulu. Sejalan komunikasi dengan partai lainnya di koalisi bisa saja hanya dimungkinkan untuk jadi wakil,” ungkapnya
Untuk Gubernur Jawa barat sendiri, Ujar Haru peluangnya cukup terbuka mengingat 6 wilayah tiketnya penuh dan 7 lainnya (paling besar 20 kursi dan PKS sudah 19 kursi) serta sejarah telah mencatat kader PKS Achmad Heryawan yang menjadi Gubernur Jawa Barat selama dua periode @ad












