Tasikmalaya, Fokus9.com
Anggota Komisi IX DPR RI Hj. Nurhayati Effendi bersama BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) Bandung mengajak masyarakat cerdas memilih pangan, pangan olahan yang aman, lindungi diri dalam membeli obat (obat tradisional dan suplemen kesehatan), kosmetik serta terbebas dari bahaya atau efek yang ditimbulkan

“Keamanan pangan untuk mencegah pangan tercemar (biologi, kimia dan benda lain yang dapat membahayakan kesehatan) sehingga kualitas pangan terjaga pada kondisi baik,” kata Nurhayati pada Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Obat dan Makanan di RM Harissa Kota Tasikmalaya, selasa (24/10/2023)
Dia mengajak masyarakat menjadi agen perubahan dan menghimbau pemerintah daerah melalui kebijakan yang dikeluarkannya karena menurutnya salah satu dari kunci keamanan pangan ini perlu kebijakan dari pemerintah daerah
Senada, Ketua tim KIE Endang Yaya mengatakan bahwa keamanan pangan mutlak harus diperhatikan selain jenis pangan dan nutrisinya untuk mencegah pangan tercemar yang dapat membahayakan kesehatan
Dengan menerapkan lima kunci keamanan pangan ; menjaga kebersihan, pisahkan pangan matang dari pangan mentah, memasak dengan benar, menjaga pangan pada suhu aman serta menggunakan air dan bahan baku yang aman diharapkan kualitas pangan terjaga pada kondisi baik
Selain itu, bagaimana makanan bisa diolah dan diedarkan dengan ketentuannya dimana BPOM mengawasi pangan olahan yang dikemas dan berlabel termasuk ijin edar dari BPOM karena makanan olahan itu harus memiliki ijin edar
“Selain melindungi masyarakat dari pangan dan obat yang berbahaya, kami membantu UMKM melakukan pendampingan sehingga upaya KIE agar masyarakat paham bahwa setiap makanan harus memiliki ijin edar,” ungkapnya
BPOM juga, terang Endang Yaya melakukan pengawasan police cyber terhadap situs yang menjual sendiri (toko sendiri/market share) dan jika menemukan pelanggaran atas ketentuan yang berlaku, situs tersebut bisa di take down (tidak melanjutkan usahanya)
Mengacu pada ilmu ekonomi terkait Supply (pembuatan/penawaran), tambahnya BPOM mengawasi pabrik dan peredarannya dan demand (kebutuhan/permintaan) dari masyarakat, diberikanlah pendampingan melalui KIE @ Ayi Darajat












