Tasikmalaya, Fokus9 I Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin melantik 14 pejabat di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (3/2/2026).
Tiga (3) pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi terbuka, Empat (4) Pejabat Administrator dan tujuh (7) pejabat pengawas
Pelantikan tiga pejabat Pimpinan Tinggi Pratama kali ini mendapat perhatian karena yang menempati dua jabatan strategis merupakan pejabat pendatang baru.
Apalagi, mereka menempati posisi yang terkait langsung dengan visi misi prioritas utama pemerintahan Cecep Nurul Yakin-Asep Sopari Al Ayubi

Deden Ramdhan Nugraha, S.T. menempati posisi strategis sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang, Perumahan Permukiman dan Lingkungan Hidup. Satu pejabat lainnya Wandi Herpiandi, S.Pd, M.Si dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Deden Ramdhan sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Purwakarta. Namun, lama menjabat sebagai Kabag Pembangunan dan pejabat Dinas perumahan dan permukiman
Sedangkan Wandi Herpiandi, S.Pd, M.Si, Widyaiswara Ahli Madya Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Mesin dan Teknik Industri
“Program prioritas Pengelolaan infrastruktur jalan menjadi concern kami dalam mewujudkan Tasik Kasep tahun 2027. Hal ini sesuai arah kebijakan dan ketetapan Bupati melalui perencanan dalam RPJMD.” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang, Perumahan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Tasikmalaya Deden Ramdhan usai pelantikan
Pihaknya sesuai arahan Bupati akan bekerja bersama dengan memetakan perencanaan, melakukan pengawasan dan monitoring secara ketat saat pelaksanaan. “Melakukan proses perencaan dengan tagline tepat teknis, tepat waktu dan tepat biaya.” tuturnya

Peningkatan IPM Indikator Pendidikan
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya Wandi Herpiandi, S.Pd, M.Si menyampaikan untuk dapat meningkatkan IPM indikator Pendidikan.
Saat ini, rata-rata lama sekolah di Kabupaten Tasikmalaya pada angka 7,5 dan pihaknya menargetkan di angka 9
Melalui PKBM, juga mendorong meningkatkan SDM dan kompetensi guru serta sekolah yang ramah anak serta sekolah memiliki lapangan.
Untuk itu, Langkah awal Ia akan memperkuat tata kelola internal dalam pelayanan yang memberikan dampak (outcome) jangan asal penyerapan anggaran.
“Perhatian penting adalah kompetensi guru. Guru-guru yang kreatif dan inovatif serta mendorong potensi anak.” ungkap Wandi Herpiandi
Terkait rehab sekolah yang rusak, Wandi menyebut akan memprioritaskan yang rusak berat dengan melibatkan masyarakat sekitar melalui swakelola. Sehingga dapat menjalankan pula ekonomi di daerah @ad












