FOKUS9 | Pemerintah Kota Tasikmalaya menyalurkan bantuan empat unit traktor serta dua unit rotavator kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Jumat (2/1/2026).
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi menyerahkan bantuan tersebut di Kelompok Tani Sinarjaya, Kampung Sinarjaya, Kelurahan Urug, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya

“Hari ini Alhamdulillah kita dapat menyalurkan bantuan mesin pertanian bantuan dari kementerian pertanian kepada beberapa Gapoktan yang ada di Kota Tasikmalaya, ” Ujar Viman.
Dengan bantuan ini harap Viman setiap Gapoktan dapat meningkatkan produksi pertaniannya sehingga setiap daerah dapat mencapai ketahanan dan swasembada pangan
Menurutnya, Gapoktan penerima bantuan merupakan wilayah yang lahan pertaniannya luas seperti Kecamatan Tamansari, Kecamatan Kawalu, Kecamatan Purbaratu dan Kecamatan Indihiang.
Ia meminta untuk memelihara dan memanfaatkan bantuan alat dan mesin pertanian ini dengan baik. Termasuk kepada penyuluh pertanian di Kota Tasikmalaya untuk menjaga petani agar bisa terus berdaya
Turunkan Biaya Operasional dan Percepat Proses Garapan
Sementara, Ketua Kelompok tani Sinarjaya Momon (54) mengucapkan syukur atas kepercayaan mendapat bantuan traktor dari kementrian pertanian
“Dapat memanfaatkan Traktor bantuan tersebut secara optimal dan dapat memberikan hasil yang signifikan khususnya di Kelompok Tani Sinarjaya.” harapnya
Ia menyebut Kelompoknya mengembangkan pertanian ; palawija seperti kacang kacangan, padi darat, jagung dan lainnya. Adapun luas lahan garapan untuk jagung seluas lima hektare dan padi darat lima hektare.
Momon menjelaskan pihaknya akan memberlakukan biaya sewa penggunaan traktor dan mengalokasikan untuk perawatan seperti penggantian oli, pembelian solar, dan kebutuhan lainnya.
Pihaknya pun mengucapkan terimakasih kepada Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Peternakan (DKP3) Kota Tasikmalaya. ‘Ikut merekomendasikan sehingga Gapoktan di Kota Tasikmalaya bisa mendapatkan bantuan alat mesin pertanian dari kementerian.” tuturnya
Dengan adanya mesin traktor ini terang Momon biaya operasional petani bisa lebih murah serta dapat mempercepat proses garapan @ad












