Tasikmalaya, Fokus9.com_ Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Dr. H. Tedi Setiadi, M.Pd menekankan Kepala Sekolah menghindari terjadinya jual beli kursi.
Selain itu, objektivitas pelaksanaan SPMB sesuai aturan yang ada karena kedua hal tersebut akan merugikan semua pihak khususnya anak didik.

“Secara prinsip anak mendapatkan pendidikan berkualitas dan lokasi sekolah dekat dengan domisilinya. Untuk itu, orang tua tidak memaksakan anaknya masuk sekolah ‘favorit’ karena secara kualitas seluruh sekolah relarif sudah sama.” kata Tedi Setiadi di kantornya, Selasa (24/6/2025)
Menurutnya, pemberlakuan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) adalah untuk memberikan kesempatan yang sama mendapatkan pendidikan berkualitas dekat domisili anak didik.
Namun begitu, Ia menyebut beberapa wilayah ada yang masih blankspot. Untuk itu pihaknya akan mengurai persoalannya di wilayah tersebut serta menindaklanjutinya.
Jalur Pendaftaran SPMB dan Petunjuk Teknisnya
Pendaftaran SPMB dapat melalui jalur domisili dan non domisili. Jalur non domisili bisa menempuh tiga (3) cara yakni jalur prestasi, mutasi dan Afirmasi.

Untuk jalur prestasi, baik akademik maupun non akademik juknisnya sama. “Nilai raport semester 7-11, piagam OSN dan test di sekolah yang melaksanakan. Jika ada hasil test yang sama, penentunya pada score zonasi/jarak dan yang lebih dulu mendaftar.” ungkap Kepala Seksi Kesiswaan PSMP, Dani Heryana, S.Pd. S.Sos.
Untuk jalur mutasi orang tua dari luar daerah ke Kota Tasik melihat dari alamat pada KK maksimal 1 tahun dan KK nya belum berubah. Jika KK nya sudah berubah/pindah maka masuk jalur domisili
Sedangkan untuk jalur Afirmasi dari penerima bantuan seperti KIP, PKH atau bantuan lain dari Dinas Sosial dan masuk dalam DTKS
Sementara, siswa yang akan mendaftar melalui jalur domisili, pelaksanaannya mulai tanggl 30 juni hingga 4 Juli 2025.
“Semakin banyak siswa yang mendaftar maka radius semakin kecil. Begitu pula sebaliknya. Jadi, bagi siswa yang tidak masuk di jalur non domisili, ada peluang masuk di jalur domisili.” tutur Dani Heryana
Ia menyebut Saber Pungli memantau pelaksanaan SPMB 2025 sehingga mengharapkan sekolah dan pihak terkait melaksanakan secara objektif @ad












