Tasikmalaya, Fokus9.com_Calon Walikota Tasikmalaya Viman Alfarizi melakukan aksi lari 60 km mengelilingi 10 Kecamatan di Kota Tasikmalaya, kamis (29/8/2024).
Di beberapa titik, dia istirahat sambil memberikan bantuan sembako (donasi) kepada masyarakat miskin dan bantuan pangan untuk menanggulangi stunting.

“Saya lari melewati 10 kecamatan dari pagi hingga siang selama 7 jam. Menyapa warga mulai dari yang berangkat ke sekolah, pedagang hingga pekerja. Dari sana saya melihat ada harapan baru untuk Tasik maju,” ungkapnya
Dia menambahkan, dengan semangat dan optimisme baru akan menghadirkan solusi-solusi kesejahteraan dengan mengoptimalkan seluruh potensi Kota Tasikmalaya. Selain itu, calon Walikota yang akan berpasangan dengan Diky Candra ini dalam deklarasinya menawarkan konsep religi. “Mental dan akhlaknya nyantri, selaras dengan Tasikmalaya sebagai kota santri” tuturnya.
One hafids one Kecamatan, menjadikan pesantren sebagai sumber ilmu, meningkatkan toleransi, motekar serta pinunjul. Disetiap kecamatan dan kelurahan, Viman menyebutkan ada kawasan ekonomi baru dengan kartu motekarnya. Sedangkan Pinunjul, memperkuat infrastruktur dan sumberdaya manusia termasuk reformasi birokrasi.

Malam harinya, bakal pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Viman Alvarizi-Diki Candra mendaftar ke KPU Kota Tasikmalaya. Bersama Partai Gerindra, Partai Nasdem,PBB, Partai Ummat dan Partai Gelorayang mengusungnya tiba di KPU pukul 20.00 WIB.
“Tasik religius, inovatif, maju dan berkeadilan. Kerjasama bersama KPU dan Bawaslu, kita akan menjadikan kontestasi ini Pilkada yang riang gembira, aman dan damai,” kata Viman saat konferensi pers
Dia mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk media untuk bersama menjadikan Pilkada riang gembira agar menghasilkan pemimpin Kota Tasikmalaya yang terbaik.
Sementara, Diki Candra tidak bisa menghilangkan pesona dan karakternya sebagai selebriti serta candaan yang membuat suasana berbeda. “Saya mah hanya ingin bilang KPU, singkatan dari Kami Paling Unggul,” ucap Diki
Selain itu, Diki juga mengutarakan komitmennya untuk tidak melakukan money politic dan cost politic. “kalau money politic tidak ya. Sesuatu yang baik harus didapatkan dengan cara yang baik,” ucap Diki @ad












