Tasikmalaya, Fokus9.com_Halal bihalal IKA PMII Kota Tasikmalaya dengan tema Supremasi fitrah kemenangan, Kiprah alumni PMII dalam merebut kepemimpinan bangsa dihadiri sejumlah tokoh dan kandidat Calon Walikota Tasikmalaya di Hotel Santika, sabtu (27/4/2024) malam

Beberapa kandidat yang akan berkontestasi pada Pilkada Kota Tasikmalaya tampak hadir seperti Calon Walikota H. M Yusuf dari Partai Golkar, H. Muslim dari PDI Perjuangan, Yanto Oce, H. Azies Rismaya Mahpud (Demokrat), ketua DPRD Aslim serta beberapa calon lain seperti H Agus Wahyudin (PPP), H Wahid (PKB) hingga aktivis Agustiana dan tokoh dari Ormas dan lainnya
Nuansa keakraban tampak terlihat cair bahkan kompetisi jelang Pilkada belum terasa begitu kental mengingat para kandidat selain H. M Yusuf belum mengantongi SK sebagai calon walikota dan wakil walikota dari partainya dan atau yang mendaftar di partai lainnya
“Tidak ada kaitannya dengan tendensi dukungan dimana saat ini menghadapi Pilkada, tetapi PMII sebagai wadah kaderisasi organisasi yang telah melahirkan pemimpin dan tokoh baik di partai politik, birokrasi serta profesi,” kata Ketua Penyelenggara Andi Ibnu Hadi yang juga menjadi kandidat cawalkot yang mendaftar di PKB
Disebutkan ada dua target bagaimana merapatkan barisan di IKA PMII, bahwa kekuasaan itu tidak bisa diwariskan, diminta apalagi mengemis akan kekuasaan. Kekuasaan itu harus kita rebut dan membangun kekuasaan sesuai kaidah dan prinsip-prinsip yang ada di PMII
Sementara, aktivis Agustiana (anggota Majelis Pakar Konsorsium Pembaharuan Agraria se-Indonesia dan senator aktivis pro demokrasi Jawa Barat) mengatakan banyaknya kandidat calon Walikota yang akan berkontestasi pada Pilkada Kota Tasikmalaya sangat baik bagi kehidupan berdemokrasi sehingga peluang untuk menyeleksi figur terbaik lebih besar
Peluang menjadi calon Walikota, terang ia jangan sampai berpatokan pada kemampuan finasial saja, terlebih dengan mengesampingkan kualitas kepemimpinan figur kandidat. Hal itu akan mencederai demokrasi dan kehidupan masyarakat @ad












